BMKG: Gempa Pacitan Berjenis Megathrust dengan Kedalaman Dangkal

Ilustrasi gempa Bumi.
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VoxPop – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari merupakan gempa megathrust dengan kedalaman dangkal.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono kepada pewarta dalam grup informasi kegempaan nasional di Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme sumber berupa pergerakan naik atau thrusting, yang menjadi ciri khas gempa pada zona subduksi megathrust selatan Jawa.

BMKG menilai gempa tersebut patut disyukuri masyarakat tidak mencapai magnitudo 7,0 karena jika kekuatannya lebih besar berpotensi memicu tsunami di wilayah pesisir selatan Jawa.

img_title El Nino Makin Kuat, BMKG Ungkap Kondisi Cuaca Indonesia Terkini

Menurut dia, hal tersebut pernah terjadi sebagaimana catatan BMKG wilayah Pacitan memiliki rekam jejak tsunami, antara lain peristiwa tsunami pada 4 Januari 1840 dan 20 Oktober 1859 yang terjadi setelah gempa besar di zona subduksi selatan Pulau Jawa.

Secara geografis, lanjutnya, wilayah Pacitan berhadapan langsung dengan megathrust Jawa serta memiliki banyak teluk dan pantai sempit yang dapat memperkuat amplitudo gelombang tsunami apabila terjadi gempa besar.

img_title Cuaca Jakarta Sabtu 1 Agustus 2026 Didominasi Cerah Berawan, Kepulauan Seribu Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

BMKG sebelumnya mendeteksi gempa bermagnitudo 6,2 terjadi pada pukul 01.06 WIB dengan pusat gempa berada di laut pada kedalaman 58 kilometer di tenggara Kota Pacitan.

Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah dengan Pacitan, Bantul, dan Sleman (intensitas IV MMI), Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Blitar, Surakarta, hingga Banjarnegara (III MMI), serta Tuban dan Jepara (II MMI).

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga pukul 01.35 WIB belum terpantau adanya gempa susulan.

Berdasarkan data sementara BPBD Jatim, gempa mengakibatkan satu rumah rusak berat di Pacitan, satu rumah rusak ringan di Wonogiri, empat rumah rusak ringan di Bantul, serta satu rumah rusak ringan di Sleman.  (Ant)

Arsip Foto. Gelombang tinggi menerjang bagian wilayah Teluk Labuan, Banten.

Mulai Senin 3 Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Kalsel

BMKG mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter, di perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang berlaku mulai Senin, 3 Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut