Komisi I DPR Nilai Pengiriman Pasukan ke Gaza Tak Perlu Sampai 2.000 Prajurit

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto menilai pasukan yang akan dikirimkan ke Gaza tak perlu terlalu banyak hingga mencapai 20.000 prajurit.

img_title DPR Soroti Pentingnya Adminduk untuk Semua Layanan Publik, Palangka Raya Dinilai Siap Perluas Identitas Digital

Meski begitu, dia meyakini Kementerian Pertahanan (Kemhan) memiliki perhitungan tersendiri terkait jumlah prajurit yang akan dikirimkan.

“Intinya hemat saya, tidak perlu terlalu besar seperti yang 20.000 itu. Tentu kan teman-teman di Kemhan sudah punya ukuran,” kata Utut kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Februari 2026.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Utut menuturkan, wilayah Gaza relatif kecil jika dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia. Dia menyebut luas Gaza sekitar 45 kilometer persegi atau sedikit lebih kecil dari wilayah Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu, Utut mengatakan penentuan siapa yang menjadi pemimpin dalam misi ini akan diputuskan di tingkat presiden. Namun, dia memastikan Indonesia akan mengirimkan pasukan yang terbaik.

img_title Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

“Yang jelas kita kirim pasukan yang terbaik, yang sigap untuk segala cuaca, sigap untuk segala situasi,” ungkap Utut.

Ia berharap, keterlibatan Indonesia di Gaza lebih berfokus pada misi penjaga perdamaian (peacekeeping forces) serta membantu percepatan pemulihan wilayah tersebut.

“Tentu kita berdoa ini lebih seperti peacekeeping forces, penjaga perdamaian dan membantu percepatan perbaikan Gaza,” tandas dia.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melepas keberangkatan 744 personel TNI UNIFIL ke Lebanon

DPR Tegaskan Kenaikan Tukin TNI hingga 90 Persen Tak Ganggu Efisiensi Anggaran, Ini Alasannya

DPR menilai adanya kenaikan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemenhan hingga 90 persen tidak bertentangan dengan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut