Bangun Perekonomian Desa Guna Tingkatkan Ekonomi Nasional

Ketua Umum ASPRINDO, Jose Rizal (tengah)
Sumber :
  • Istimewa

"Dengan membenahi masalah SDM ini, diharapkan, jika ada pendanaan yang digelontorkan oleh pemerintah, akan bisa dikelola oleh masyarakat pedesaan," ucap Aries.

img_title BRI Hadirkan Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchestra Lewat BRImo, Tiket Umum Sold Out dalam Satu Jam

Masih dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Desa Emas sekaligus Ketua II DPP Asprindo, Iwan Agustiawan Fuad menjelaskan Gerakan Desa Emas upaya membantu desa-desa menjadi entrepreneur, mandiri, adil, dan sejahtera (EMAS).

"Kita mempunyai peta jalan namanya 5 pilar untuk mewujudkan EMAS itu. Yakni, pembinaan sumber daya insani dan karakter; mempersaudarakan mereka; sinergi dan teknologi digitalisasi; pembinaan dana dan investasi; serta yang kelima adalah pasar dan industrialisasi desa," kata Iwan.

img_title Mantri BRI Hadir Menggerakkan Denyut Nadi Perekonomian di Tengah Bentang Kepulauan Talaud

Dan untuk membangun 5 pilar itu, dibentuklah para patriot desa, yaitu para pemuda desa yang dipilih dan diseleksi oleh masyarakat untuk menjalani pelatihan.

"Jadi para patriot desa ini lah yang melakukan mapping permasalahan desa-nya dan potensi yang bisa dikembangkan. Lalu mereka membuat peta jalan, untuk membangun desa berdasarkan lima pilar tadi. Dari itu, kita berharap akan muncul desa-desa EMAS," paparnya.

img_title Dorong Rumah Koran Kanreapia Jadi Sentra Sayuran Sulsel, Astra Lakukan Ini

Untuk memastikan, progran Desa Emas ini berjalan, Iwan menyatakan dipersiapkan pula program Permata (Perusahaan Ekonomi Nusantara) pada skala regional dan internasional.

"Melalui program Permata ini, kita 'menempelkan' pada patriot desa itu dengan para pengusaha skala regional dan internasional. Untuk membuka peluang mereka sekaligus menjadi ajang transfer knowledge dari para pengusaha itu kepada para patriot desa," pungkasnya.

Konferensi Pers KSSK

Purbaya Tegaskan Ekonomi Kuartal II-2026 Takkan Jauh dari 5,4 Persen, Ini Faktornya

Purbaya memproyeksi bahwa pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II-2026, akan tumbuh di kisaran 5,4-5,6 persen akibat banyaknya tekanan dari faktor eksternal global.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut