Cak Nun Ungkap Strategi Geopolitik Perang: Tak Hanya Serangan Fisik, tapi Juga Psikologis dan Keagamaan

Budayawan Muhammad Ainun Nadjib atau Cak Nun
Sumber :
  • Istimewa

Klaten, VoxPop – Video ceramah lama Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun viral lagi di media sosial. Rekaman yang diambil pada 2012 itu dinilai relevan dengan situasi global saat ini, terutama terkait konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

img_title Noe Letto dan Anak Hotman Paris Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

Namun, yang menarik bukan sekadar soal prediksi perang. Dalam ceramah tersebut, Cak Nun membahas strategi geopolitik yang menurutnya jauh lebih kompleks daripada sekadar serangan militer. Ia menilai bahwa perang modern juga menyasar sisi psikologis dan keagamaan masyarakat.

Dalam potongan video yang beredar, Cak Nun menyampaikan pandangannya tentang kemungkinan konflik besar di Timur Tengah.

img_title Cerita Cak Nun Soal Soeharto Lengser: Di Balik 21 Mei 1998 yang Tak Semua Orang Tahu

“Suatu hari Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika dan nanti Arab Saudi bisa dipastikan akan membela Israel,” ujar Cak Nun yang dikutip dari Instagram @lambe_turah pada Selasa, 3 Maret 2026.

“Pertanyaannya untuk Indonesia, Indonesia bela mana? Bela Iran apa bela Israel? Kita pasti akan bertengkar sendiri nanti, separuh bela Iran separuh Israel atau nggak bela siapa-siapa karena nggak ngerti,” tambahnya.

img_title Sempat Atheis, Noe Letto Kini Pilih Jadi Mualaf Setelah Bertanya Soal Setan

Ucapan tersebut kembali ramai diperbincangkan setelah konflik Iran dan Israel memanas pada baru-baru ini. Banyak warganet menilai apa yang disampaikan Cak Nun lebih dari sekadar ramalan, melainkan analisis mendalam terhadap dinamika kekuatan global.

Dalam ceramahnya, Cak Nun menekankan bahwa dampak perang tidak hanya dirasakan oleh negara yang terlibat langsung. Negara lain, termasuk Indonesia, juga bisa terdampak melalui perpecahan opini dan provokasi.

“Klaten harus antisipasi terhadap provokasi dari luar maupun kebodohan dari dalam,” ujarnya saat ceramah di Masjid Raya Klaten pada tahun 2012 silam. 

Lebih jauh, ia mengulas bagaimana strategi geopolitik dapat menyentuh wilayah yang lebih sensitif, yakni ranah spiritual dan psikologis umat beragama. Menurutnya, ada upaya sistematis yang tidak hanya berfokus pada konflik bersenjata.

“Israel itu juga melakukan provokasi yang luar biasa di Arab Saudi dengan meningkatkan faham-faham yang kemudian menguasai Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Tujuannya sederhana: memutus hubungan batin antara umat Islam dengan Rasulullah SAW,” katanya menjelaskan.

“Artinya Anda nggak boleh mesra sama Rasulullah. Kalau Anda ke Raudhah Anda tidak boleh pegang-pegang tembok makam beliau dan seterusnya. Pokoknya kuncinya di strategi Amerika dan Israel itu adalah putuskan hubungan hati cinta antara umat dengan Rasulullah. Jadi tingkat provokasinya dari adu domba fisik sampe psikologi dan batin dan ini serius,” tandasnya.

Budayawan Emha Ainun Najib

Ramalan Cak Nun Tahun 2012 soal Iran Diserang Israel dan AS Viral Lagi, Kini Dianggap Terbukti

Video lama Cak Nun pada tahun 2012 soal perang Iran, Israel, dan AS kini viral lagi. Ramalannya dianggap terbukti usai konflik besar pecah pada 2025–2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut