BRIN: Tingkat Kepercayaan Kepolisian Tergantung Budaya Masyarakat
- Dok. Istimewa
"Polri sebagai fasilitator sosial, yang berperan aktif dan ambil bagian penting di bulan ramadan, yaitu menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga bahan pokok," tandas dia.
Lebih lanjut, Fauzan juga turut menyinggung layanan call centre 110 Polri. Menurut dia, layanan tersebut sangat efektif dan langsung dirasakan masyarakat terkait respon cepat Polri. Dia menunjukan, bahwa hal itu dirasakan oleh masyarakat di Batam yang resah dengan kegiatan balap liar.
"Aduan masyarakat terkait kegiatan balap liar di sekitar Jalan Raya Kota Batam, langsung di respon cepat oleh Polsek Batu Ampar, Kota Batam. Ini menunjukan bahwa polri komitmen menjaga Kamtibmas tetap kondusif ditengah bulan Ramadan," jelas dia.
Lebih lanjut, Fauzan juga menekankan bahwa masyarakat Indonesia harus bisa menyaring setiap berita yang dikonsumsi baik dari media sosial maupun media mainstream. Menurut dia, tidak cukup hanya membaca jika tidak cari kebenaran yang fakta.
"Soalannya kita kurang konfirm atas informasi yang beredar di sosial media atau berita online, tanpa cek kebenaran dan fakta. Lebih masalah lagi, ada yang memang menolak terkait kinerja baik yang telah di lakukan oleh polri selama ramadan dengan membuat framing dan persepsi yang buruk," pungkasnya.
