Napi Rutan Muntok Dikasih Bekal Jadi Peternak Profesional Lewat Budidaya Ayam Petelur

Budidaya ayam petelur
Sumber :
  • Istimewa

Bangka, VoxPop – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Muntok, terus berinovasi dalam membekali narapidana atau napi dengan keterampilan produktif. Kali ini, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diterjunkan langsung dalam pelatihan kemandirian teknik produksi ternak ayam merawang petelur. 

img_title Nikita Mirzani Ngaku Dapat Intimidasi usai Kritik Kasus Korupsi Febrie, Ditjenpas DKI Bantah

Kepala Rutan Kelas IIB Muntok, Andri Ferly, mengatakan, program ini dirancang untuk mencetak wirausahawan baru di sektor peternakan pasca bebas nanti. 

Pemilihan ayam merawang petelur menjadi fokus utama karena merupakan unggas khas daerah Bangka Belitung yang memiliki potensi ekonomi tinggi

img_title Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Dinilai Sudah Tepat, Proses Hukum Diminta Berjalan Tanpa Intervensi

Para peserta diajak untuk turun tangan langsung mengelola siklus peternakan secara profesional. Mereka mendapatkan materi mulai dari mempersiapkan kandang yang higienis dan teknik pemeliharaan unggas. Pelatihan ini juga menerapkan standar peternakan modern dan ramah lingkungan.

“Peserta diberi pengetahuan cara menjaga ternak ayam dari penyakit dan tata cara pemeliharaan, seperti menjaga kondisi kandang yang kering, udara yang cukup, pemisahan anak ayam dan ayam dewasa, dan lain lain," kata Ferly.

img_title Kronologi Febrie Adriansyah Dititipkan Ditahan di Rutan KPK

Selain itu, para WBP juga dibekali keterampilan praktis mengenai pembuatan pakan ternak dan teknik pengendalian penyakit. Ia berharap program itu dapat berkontribusi nyata terhadap penguatan sektor ketahanan pangan.

"Program ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan potensi yang ada di lingkungan Rutan," jelasnya.

Dalam sehari, pihak Rutan mampu memproduksi sekitar 150 hingga 200 butir telur. Hasil produksi tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan Rutan, sekaligus dipasarkan ke masyarakat sebagai bagian dari program pembinaan ekonomi.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Gunawan Sutrisnadi, menyampaikan apresiasi terkait program pembinaan tersebut. Ia menilai program ayam petelur sangat produktif dan berdampak positif.

Ia berharap masyarakat melihat Rutan sebagai tempat yang tidak hanya membina, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi. Langkah ini merupakan upaya nyata, untuk mengikis stigma negatif serta mendorong pemulihan sosial bagi mereka.

“Program budidaya ayam negeri ini merupakan langkah yang sangat baik dalam memberikan pembinaan kemandirian kepada warga binaan. Selain membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat, program ini juga mendukung upaya ketahanan pangan," katanya.

Polisi merilis kasus pengungkapan sindikat penipuan daring bermodus promo penjualan logam mulia

Sindikat Penipu Penjualan Emas Dibongkar, Dikendalikan Napi Lapas di Sumut

Polda Jawa Timur mengungkap sindikat penipuan daring bermodus promo penjualan logam mulia yang dikendalikan narapidana (napi) dari lapas di Sumatera Utara

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut