Rismon Bantah Tuding Jusuf Kalla Bohir Kasus Ijazah Jokowi

Peneliti, Rismon Sianipar
Sumber :
  • VoxPop/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta, VoxPop – Ahli digital forensik, Rismon Sianipar membantah dirinya pernah menyebut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) sebagai bohir atau pendana kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

img_title Jokowi Optimistis PSI Melaju Kencang di 2029, Sebut Sudah Punya Hitung-hitungan

Pengacara Rismon, Jahmada Girsang menyebut video yang beredar di media sosial merupakan hasil olahan Artificial Intelligence (AI). 

Selama ini, Rismon, kata Jahmada tidak pernah menyebut nama Jusuf Kalla. 

img_title Disaksikan Ribuan Warga, Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timor di NTT

"Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK. Video yang beredar itu hoaks, AI ya," ucap Jahmada kepada wartawan, Senin, 6 April 2026.

Terkait dengan laporan yang dilayangkan Jusuf Kalla terhadap Rismon, Jahmada enggan berkomentar lebih jauh.

img_title Bikin Kader PSI Tertawa, Jokowi: Jangan Dikit-dikit ke Solo

"Saya pikir biarkan saja dulu, kan tidak segampang itu membuat laporan. Nanti di SPKT diuji dulu bukti-bukti awal apa yang disodorkan, gitu dulu ya," tuturnya. 

Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, melalui kuasa hukumnya, juga melaporkan pemilik dan akun YouTube diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks usai Rismon Sianipar menyatakan dirinya sebagai pendana dalam kasus ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo. Pelaporan ini dilayangkan ke Bareskrim Polri, pada Senin, 6 April 2026.

“Jadi selain Rismon ada sekitar empat (yang dilaporkan). Jadi ada pemilik YouTube dan ada YouTuber dan narasumber,” kata Kuasa Hukum Jusuf Kalla, Abdul Haji Talaohu, di Bareskrim Polri, Senin, 6 April 2026.

Lebih lanjut Abdul menerangkan, dalam pernyataannya, Rismon diduga menyampaikan bahwa Jusuf Kalla memberikan uang Rp5 miliar kepada Roy Suryo dan kawan-kawan.

“Dia mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang salah satunya menyebutkan bahwa di balik gerakan mempersoalkan ijazah Pak Jokowi ada pejabat elit. Dan di situ beliau menyebutkan bahwa Pak JK memberikan atau menyerahkan duit kepada kalau nggak salah Roy dan kawan-kawan sebesar Rp5 miliar dan beliau menyaksikan,” ungkap Abdul.

“Itulah kenapa laporan ini kita buat hari ini sebagai langkah serius untuk merespons dan meminta pertanggungjawaban klarifikasi dia,” terangnya.

Kemudian pernyataan ini disambut oleh sejumlah akun YouTube, sehingga Abdul menilai hal ini diduga sebagai penyebaran berita bohong atau hoaks.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut