Ahmad Sahroni Heran Jadi Target Pemerasan KPK Gadungan: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Ahmad Sahroni
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Andri Mardiansyah (Padang)

Jakarta, VoxPop – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengaku menjadi korban permintaan uang Rp300 juta oleh oknum yang mengatasnamakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

img_title Tak Kunjung Panggil Menhut Raja Juli, Begini Penjelasan KPK

Ia pun heran mengapa dirinya dijadikan target. Sahroni menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.

"Kagak ngarti, dipikir gua banyak duit kali ya, udahlah Sahroni aja lah katanya gitu," ujar Sahroni di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

img_title KPK Koordinasi dengan Polri Usai Stafnya Terjaring Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Selain itu, ia juga menilai namanya yang sempat viral bisa menjadi salah satu alasan dirinya diincar pelaku.

Kasus ini, kata Sahroni, menjadi peringatan serius bagi pejabat maupun masyarakat luas.

img_title KPK Limpahkan Berkas Perkara Korupsi Kuota Haji Yaqut ke Pengadilan Tipikor

Ia mengingatkan agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mencatut nama lembaga negara.

"Pas kita terbang besok paginya ke kunker ke Bali, saya sampaikan sama teman-teman, teman-teman agak kaget juga, berani juga dia masuk ke gedung DPR gitu. Dan ini sebenarnya buat juga penyampaian informasi kepada semua ruang publik, baik pejabat atau swasta, banyak sekali model penipuan yang mengatasnamakan pimpinan lembaga. Jadi mesti hati-hati kita," katanya.

Ia menegaskan kasus ini harus diproses secara hukum agar memberikan efek jera dan tidak terulang kembali.

"Kayaknya harus melalui proses jalur hukum karena ini harus diadili, enggak boleh, bahaya ini. Ini kan rangkaian di mana juga perilaku orang masih banyak mungkin dia begini-begini gitu. Kalau ke pejabat aja berani apalagi sama orang biasa. Makanya kita mau ngajarin ini jangan sampai terulang ke tetep waspada kepada semua pihak," tegasnya.

Sahroni juga mengungkap pelaku kini sudah ditangkap dan berstatus tersangka. Pelaku merupakan seorang perempuan paruh baya berinisial D.

Saat pertama bertemu, ia mengaku tidak menaruh kecurigaan terhadap pelaku karena penampilannya terlihat biasa.

"Ya kalau ngelihat gaya ya normal aja, enggak ada yang biasa, orang dandan-dandan juga gitu. Kan orang berparas kalau PD kan orang 'Oh gini banget nih'. Makanya gua ketemunya cuma dua menit," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dikabarkan menjadi korban penipuan dan pemerasan. Uang Rp 300 juta raib dibawa pelaku yang mengaku bisa mengurus perkara. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut