Menko Cak Imin: Sekolah Rakyat Harus Jadi Game Changer, Putus Rantai Kemiskinan dari Akar

Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
Sumber :
  • Dok Kemenko PM

Jakarta, VoxPop – Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan sekolah rakyat harus menjadi game changer untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat guna memutus rantai kemiskinan.

img_title Purbaya Pastikan Anggaran Sekolah Rakyat dari APBN Berjalan Optimal

Hal itu disampaikan Cak Imin dalam acara ‘Menuju Satu Tahun Perjalanan Program Sekolah Rakyat: Capaian Strategis dan Sinergi Keberlanjutan’ di Kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta Pusat.

“Sekolah rakyat harus menjadi game changer yang terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekolah rakyat sesuai dengan Perpres No. 120 tahun 2025 adalah bagian yang tidak terpisahkan dari penanggulangan kemiskinan dan program kesejahteraan masyarakat,” ucap Cak Imin, dikutip Kamis, 30 April 2026.

img_title Bukan Kemiskinan, Ternyata Ini Kerawanan Utama Terjadinya Politik Uang

Cak Imin menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan inisiatif langsung Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bagian dari visi besar untuk menghadirkan pendidikan yang cepat, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat miskin.

Sampai dengan saat ini, terdapat 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dengan menjangkau lebih dari 15.820 siswa dari keluarga miskin. 

img_title Mensos Tawarkan Anak Terduga Maling Ayam di Bali Masuk Sekolah Rakyat

Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menghadirkan fasilitas dan ekosistem pembelajaran yang sebelumnya sulit dijangkau oleh masyarakat rentan.

“Oleh karena itu, sekolah rakyat selain menanggulangi dan memutus rantai kemiskinan adalah sistem pendidikan yang adaptif dan kompetitif,” tutur dia.

Lebih lanjut, Cak Imin juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program melalui penguatan tata kelola dan pengembangan masa depan bagi para lulusan sekolah rakyat.

Menurutnya, lulusan Sekolah Rakyat harus dipersiapkan untuk terhubung langsung dengan dunia kerja, dunia usaha, maupun jalur profesi strategis sesuai dengan potensi masing-masing.

“Oleh karena itu sekolah rakyat adalah program yang berkelanjutan, sekolah rakyat adalah kegiatan yang terus menerus dengan visi berkelanjutan, lulusan sekolah rakyat harus menjadi agen pemberdayaan di mana siswa yang berbakat akan terus diberi akses yang memadai,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Cak Imin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program ini, termasuk kementerian/lembaga, pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi Menko Muhaimin sebagai orang yang pertama kali mendeklarasikan penyelenggaraan sekolah rakyat atas perintah Bapak Presiden pada awal tahun 2025.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut