Kapolda Ungkap Massa Berbaju Hitam Bakar Pos Polisi saat May Day di Bandung

Aksi anarkis demo peringatan Hari Buruh di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/15)
Sumber :
  • tvOne/Cepi Kurnia

VoxPop Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Rudi Setiawan memastikan massa yang terlibat kericuhan yang memicu aksi anarkis pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Bandung pada Jumat  1 Mei 2026 malam, bukan dari massa buruh maupun mahasiswa yang menggelar aksi damai.

img_title 3 Anggota Polda Jabar yang Naik Alphard Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Disanksi Patsus

Menurut Kapolda Jabar, ada sekelompok massa berbaju serba hitam melakukan perusakan hingga pembakaran fasilitas umum di Kota Bandung, Jabar saat peringatan May Day.

"Kami melihat ada orang-orang tak dikenal memakai pakaian hitam-hitam dan tutup muka membawa molotov dan merusak fasilitas umum sekaligus melakukan pembakaran,” kata Rudi di Kota Bandung, Jabar, Jumat.

img_title Sopir dan 2 Penumpang Mobil Alphard yang Cekcok dengan Satpam Ternyata Anggota Polda Jabar

Aksi perusakan tersebut meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron hingga pos polisi di kawasan Tamansari, Kota Bandung.

Kapolda memastikan bahwa tidak ada agenda terkait aksi buruh di Bandung maupun Jabar pada peringatan May Day tahun ini. Adapun aksi yang berlangsung sebelumnya di depan Gedung DPRD Jabar dan kawasan Jatinangor hanya dilakukan oleh mahasiswa dan telah selesai sekitar pukul 17.00 WIB.

img_title Kapolda Riau Tinjau Langsung Kerusakan Mangrove 118 Hektare, 2 Tersangka Dijerat

Rudi juga menyebut kelompok tersebut sempat merazia para pengguna jalan yang menimbulkan ketakutan di masyarakat.

"Kami bersama pemda dan Kodam III Siliwangi hadir langsung untuk melindungi keamanan untuk masyarakat. Kami akan tindak tegas, karena apa yang dilakukan mereka ini sudah masuk kriminal dan membahayakan petugas serta masyarakat lainnya," ujarnya.

Ia mengatakan aparat telah berupaya mengimbau massa untuk membubarkan diri, namun tidak diindahkan sehingga tindakan perusakan terus berlanjut.

"Bahaya sekali apa yang dilakukan mereka ini sampai merazia masyarakat pengguna jalan. Jelas, ini kelompok kriminal," katanya.

Rudi menyebut Polda Jabar telah mengamankan sejumlah pelaku yang terlibat dalam aksi perusakan tersebut dan akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

"Kami sudah amankan beberapa pelaku. Ini tindakan pidana dan akan kami proses. Kami juga terus berjaga agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujarnya. (Ant)

Toyota Alphard terobos zebra cross di Bundaran HI

Polisi Ungkap Kepemilikan Alphard yang Viral Usai Terobos Lampu Merah Bundaran HI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan Toyota Alphard yang viral usai menerobos zebra cross di kawasan Bundaran HI bukanlah milik anggota kepolisian.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut