Ade Armando Mundur dari PSI!

Ade Armando saat nyatakan resmi bergabung ke PSI.
Sumber :
  • Instagram Giring Ganesha @giring

Jakarta, VoxPop – Pegiat media sosial, Ade Armando mengundurkan diri dari keanggotaannya sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

img_title Jokowi Kunjungi NTT Selama Tiga Hari, Sambutan Masyarakat Diprediksi Meriah

Dia mengatakan, tak ada konflik antara dirinya dengan partai berlambang gajah tersebut. Adapun keputusan mundur tersebut diambil Ade Armando demi kebaikan bersama. 

"Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama," kata Ade Armando dalam konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026.

img_title Kunjungan Jokowi ke NTT Disebut PSI Bukan Sekadar Silaturahmi Politik

Dia menuturkan jalan politiknya ini ditempuh agar PSI tak terus dikaitkan dengan kontroversi yang kerap menimpanya. Termasuk, kasus Ade dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK). 

Diketahui, Ade Armando menjadi salah satu figur yang ikut menyebarkan potongan video ceramah JK yang dinilai mengandung narasi provokatif di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM). 

img_title PSI NTT Sebut Jangan Karena Politik, Sejarah Pembangunan NTT Dihapus

"Selama ini saya terlalu sering jadi sasaran tembak akibat ucapan saya, komentar saya, kritik saya terhadap berbagai pihak. Dan kali ini yang tadi dikatakan adalah terkait dengan adanya pelaporan dari pihak-pihak yang menganggap eh misalnya saja saya sengaja menghasut, memprovokasi, atau bahkan ada tuduhan saya memfitnah Pak JK dan seterusnya," tutur dia. 

Lebih lanjut, Ade Armando menegaskan dirinya tidak masalah apabila dilaporkan karena dianggap menghasut dan memprovokasi.

"Seandainya itu memang hanya yang jadi sasaran tembaknya adalah hanya saya, menurut saya ya saya tidak keberatan, saya akan hadapi. Kalau saya dipanggil oleh polisi, saya akan datang, saya akan jelaskan bahwa saya tidak pernah melakukannya. Masalahnya, pada saat yang sama, ternyata ada kelompok-kelompokatau pihak-pihak yang menurut saya dengan sengaja mengorkestrasi ini untuk juga menyerang atau menghancurkan PSI. Dan saya tidak terima itu," jelas dia. 

Ade juga menjelaskan, berbagai kritik dan pendapat yang disampaikannya adalah pernyataan pribadi, tak mewakili sikap PSI. Oleh sebab itu ia menyayangkan adanya pihak yang berupa menyudutkan PSI. 

"Menurut saya ini tidak sehat. Karena saya yang melakukannya, ya saya sendirilah yang harus bertanggung jawab atas itu. Saya percaya pada teman-teman PSI akan terus memperjuangkan keberagaman, pluralisme, antikorupsi. Sesuatu yang dulu membuat saya merasa perlu bergabung dengan PSI. Tapi kalau kehadiran saya justru ternyata dijadikan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk menghabisi PSI misalnya, dan menyerang PSI, seolah-olah PSI bertanggung jawab terhadap apa yang saya ucapkan, padahal saya itu bukan pengurus. Saya bukan pengurus PSI, saya adalah kader PSI. Saya anggota PSI saja," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut