Nilai Tukar Rupiah Anjlok, Puan Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) segera menyiapkan langkah antisipasi terhadap gejolak ekonomi global imbas tertekannya nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp 17.500 per dolar AS pada Selasa, 12 Mei 2026.

img_title Dampak Positif BI Rate Naik, Destry: Modal Asing US$9 Miliar Masuk RI di Kuartal II-2026

"Tentu saja kita akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 12 Mei 2026.

Ilustrasi mata uang Rupiah.

Photo :
  • Pixabay/IqbalStock
img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.008, Pasar Cermati Indikator Ekonomi dari Inflasi hingga Neraca Dagang

Pihaknya berharap agar Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah bisa melakukan mitigasi arus keluar modal asing hingga mengendalikan harga kebutuhan pokok. Menurutnya, antisipasi perlu dilakukan bukan hanya untuk tahun ini, tetapi juga hingga 2027.

"Serta memastikan perlindungan terhadap masyarakat kecil agar tidak menjadi pihak yang paling terdampak dari gejolak global yang sedang terjadi," katanya.

img_title Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.300 per Dolar AS Pekan Depan, Pengamat Ungkap Penyebabnya

"Situasi ini jangan sampai pengaruhnya itu nantinya akan membuat Indonesia jadi terpuruk, jadi harus diantisipasi sejak awal, bukan hanya tahun ini, tapi juga sampai tahun 2027," sambungnya.

Di sisi lain, DPR menilai situasi global saat ini dihadapkan dengan tekanan besar. Hal tersebut mempengaruhi keseimbangan fiskal, keberlanjutan pembangunan hingga perlindungan sosial.

Oleh sebab itu, pemerintah diminta melakukan konsolidasi fiskal dan prioritas, sehingga rakyat tetap bisa merasakan manfaatnya.

"Pemerintah perlu melakukan konsolidasi fiskal dan konsolidasi prioritas pembangunan nasional, sehingga rakyat tetap mendapatkan haknya untuk menikmati hasil pembangunan," ujar dia.

Diketahui, nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Pada perdagangan hari ini, mengutip data Bloomberg pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 10.16 WIB rupiah melemah 99 poin atau 0,57 persen. Rupiah melemah dan tembus ke level Rp17.513 per USD.

Tumpukan uang rupiah dengan berbagai nominal

Photo :
  • istockphoto.com

Pelemahan ini memicu kekhawatiran karena berpotensi berdampak langsung terhadap harga barang hingga biaya hidup masyarakat.

Tekanan terhadap rupiah kali ini dipengaruhi memanasnya konflik di Timur Tengah yang meningkatkan ketidakpastian ekonomi global.

Mata uang Rupiah.

Rupiah Balik Melemah ke Rp 18.013 usai Rilis soal Ekspansi PMI Manufaktur dan Deflasi Juli 2026

Hingga pukul 09.00 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 18.013 per dolar AS. Posisi itu melemah 16 poin atau 0,09 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.997 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut