Buntut Ucapan ‘Perasaan Adik-adik Saja’, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Minta Maaf
- YouTube/MPRRIofficial
Atas insiden tersebut, Shindy mengutarakan permohonan maaf kepada seluruh pihak. Peristiwa ini kata dia menjadi pembelajaran yang berharga untuknya agar lebih berhati-hati, bijaksana dan lebih cermat dalam memilih dan menggunakan diksi ketika menjalankan tugas di ruang publik.
“Peristiwa ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijaksana, serta lebih cermat dalam memilih dan menggunakan diksi ketika menjalankan tugas diruang publik. Besar harapan saya, permohonan maaf saya ini dapat diterima, dan saya berkomitmen untuk menjadikan kejadian ini sebagai evaluasi terhadap diri saya, agar dapat bersikap lebih baik dan bijak kedepannya,” tulis dia.
Kronologi Kejadian
Lomba cerdas cermat yang ramai jadi sorotan pengguna media sosial ini bermula saat MC membacakan pertanyaan terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang melibatkan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Peserta dari Grup C yang bernama Josepha Alexandra kemudian menjawab: “Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.”
Namun jawaban itu justru mendapat nilai minus 5 dari dewan juri. Ketika soal dilempar ke kelompok lain. Grup B kemudian memberikan jawaban dengan susunan kalimat yang sama dengan Grup C. Kali ini, juri justru memberikan nilai penuh 10 poin.
Perbedaan keputusan tersebut langsung memicu protes dari peserta Grup C. Mereka merasa telah memberikan jawaban yang benar sesuai substansi pertanyaan. Di sisi lain, pihak juri berdalih bahwa mereka tidak mendengar penyebutan kata “DPD” dari jawaban Grup C dan menekankan bahwa artikulasi menjadi faktor penting dalam penilaian.
