Langkah Lapas Cipinang usai Dugaan Napinya Terlibat Kasus Vape Etomidate yang Diungkap Bareskrim

Kepala Lapas Cipinang Wachid Wibowo
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan komitmen tegas dan tanpa kompromi dalam memberantas narkoba, handphone ilegal, serta berbagai bentuk pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan.

img_title Kronologi Bigmo Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Promosikan Liquid Vape

Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui respons cepat Lapas Cipinang dalam mendukung pengungkapan dugaan peredaran vape etomidate yang dikembangkan oleh Bareskrim Polri di salah satu tempat hiburan malam kawasan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat 6 Mei 2026.

Dalam pengembangan kasus tersebut, aparat penegak hukum mendalami dugaan keterkaitan salah satu warga binaan atau narapidana (napi) Lapas Cipinang.

img_title Bigmo Minta Maaf Usai Diduga Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Liquid Vape

Menindaklanjuti informasi itu, jajaran Lapas Cipinang langsung bergerak melakukan koordinasi intensif bersama Bareskrim Polri serta memperkuat pengamanan internal guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Sebagai langkah konkret, jajaran pengamanan Lapas Cipinang melaksanakan razia dan pemeriksaan menyeluruh pada blok hunian warga binaan. Wachid pun memimpin langsung razia yang dilakukan pada Kamis 14 Mei 2026.

img_title Bigmo Promosi Vape ke Anak di Bawah Umur, Sahroni: Harus Ditangkap!

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas mengamankan alat komunikasi yang diduga berkaitan dengan perkara dan selanjutnya diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Selain itu, warga binaan yang diduga terkait langsung ditempatkan di blok restoratif guna kepentingan pengamanan, pengawasan, serta pendalaman lebih lanjut sebagai langkah antisipatif dan pengendalian situasi internal.

Dalam keterangannya, Wachid menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh proses penegakan hukum dan tidak akan memberikan ruang kompromi terhadap segala bentuk penyimpangan.

“Kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dan bersinergi dengan Bareskrim Polri untuk mendukung proses pengungkapan perkara ini. Saat ini proses masih terus dikembangkan oleh Bareskrim Polri. Pengamanan internal, razia, dan langkah pengendalian langsung kami lakukan sebagai bentuk keseriusan menjaga keamanan serta integritas pemasyarakatan,” tegas Wachid.

Ia menambahkan bahwa komitmen Zero HALINAR terus diperkuat melalui pengawasan berlapis, deteksi dini, razia rutin, serta penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran.

“Tidak ada toleransi terhadap narkoba, handphone ilegal, maupun berbagai bentuk penyimpangan lainnya. Jika dalam proses pendalaman ditemukan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk petugas, akan kami tindak tegas sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut