Demi Yakinkan Calon Jemaah Umrah, Direktur Hanania Cairkan Aset Sebagai Modal Tanggung Jawab
- Kolase Viva/ TikTok @dwiutariri
“Untuk memulai ini semua, kami Alhamdulillah mendapat support dari rekan dalam bentuk Aset yang mana itu akan kami jadikan modal utama untuk kami dapat bertanggung jawab kepada bapak ibu,” ujarnya.
“Dan hari ini sedang dalam proses dan progres pengajuan dan pencairan baik dari bank maupun dari personal,” lanjutnya.
Meski kondisi ini tidak mudah, namun dirinya tetap mencoba untuk bertanggung jawab dan akan menghadapi segala konsekuensi yang ada.
“Saya memahami situasi ini tidak mudah, namun kami berkomitmen untuk selalu membuka komunikasi, untuk selalu mencoba transparan kepada bapak ibu. Dan saya pribadi InsyaAllah akan siap bahkan dengan segala konsekuensi terberat sekalipun,” kata ASF.
Dengan nada penyesalan, Ahmad memohon maaf sebesar-besarnya kepada para korban dan berharap ada titik terang serta kemudahan dalam menghadapi ujian ini.
“Atas ketidaknyamanan ini saya mohon maaf sebesar-besarnya dan memohon kepada Allah SWT untuk dapat memberikan jalan terbaik dan kemudahan bagi kita semua,” pungkasnya.
Kini Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan (ASF) telah ditahan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Group.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana penipuan penggelapan, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU), sebagaimana diatur dalam Pasal 492 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 486 dan Pasal 607 KUHP.
(kmr)
