Resmi Ajukan Justice Collaborator, Sony Sonjaya Klaim Sudah Bongkar Lebih dari 20 Nama ke Kejagung Terkait Korupsi MBG
- Foe Peace/VoxPop
Di sisi lain, Krisna turut menyinggung dugaan penyimpangan dalam sejumlah proyek pengadaan yang kini ikut menjadi sorotan penyidik. Namun, dia menegaskan Sony tidak berada pada posisi yang menangani proses pengadaan tersebut.
Meski begitu, dia mengklaim kliennya siap mengungkap lebih jauh berbagai fakta yang diketahuinya dalam pemeriksaan lanjutan.
“Tender seperti motor, lalu IT, kemudian tablet, lalu ada pengadaan kaos kaki, dan sebagainya. Itu akan diungkap lebih besar lagi oleh klien kami dan dipastikan bahwa klien kami tidak membidangi daripada pengadaan pengadaan itu,” tuturnya.
Untuk diketahui, Kejagung mengungkap dugaan penyimpangan serius dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka.
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, diduga memanfaatkan pembangunan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui yayasan yang terafiliasi dengan mereka.
Ketiganya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) setelah menjalani serangkaian pemeriksaan pada Rabu, 3 Juni 2026.
