Bantah BEM Bersatu, Tiyo Ardianto Ungkap Pemilik Mobil Fortuner yang Dipakainya: Bukan Milik Besan Andika Perkasa
- YouTube/retorikashow
Bantah Tuduhan Rekayasa
Tiyo Ardianto juga menanggapi tudingan yang menyebut dirinya sengaja merekayasa cerita mengenai alat pelacak demi memperoleh simpati publik atau memainkan peran sebagai korban.
Ia menegaskan bahwa dirinya mengetahui secara pasti apa yang sebenarnya terjadi dan membantah telah membuat cerita palsu.
"Saya adalah orang yang paling tahu diri saya, kalau saya bohong dan tidak bohong yang tahu cuma saya," tutur Tiyo Ardianto.
Ia bahkan menantang pihak-pihak yang menuduh dirinya melakukan kebohongan publik.
"Jadi yang saya bisa pastikan apa? Kalau saya menciptakan kebohongan publik, maka silakan potong telinga saya. Silakan penjara saya," ujarnya.
Tiyo Ardianto memastikan dirinya tidak pernah memasang alat pelacak secara sengaja, lalu menyebarkan informasi tersebut untuk menciptakan sensasi atau mendapatkan perhatian masyarakat.
Temukan 2 Alat Pelacak
Tiyo Ardianto, menemukan dua alat pelacak yang terpasang di bawah mobilnya usai mengikuti aksi unjuk Rasa dj Gejayan, Yogyakarta.
Hal tersebut dibagikan Tiyo Ardianto melalui unggahan di Instagram pribadinya, Minggu 14 Juni 2026. Tiyo sebelumnya sempat menemukan sebuah perangkat berbentuk kotak berwarna hitam di bagian bawah mobil.
Namun tidak berselang lama, Tiyo Ardianto mengaku kembali menemukan benda lain yang serupa.
Benda kedua tersebut berbentuk bulat pipih dan ditemukan masih menempel pada bagian bawah mobilnya.
Kasus ini menyita perhatian karena terjadi di tengah maraknya aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir.
Selain Yogyakarta, gelombang unjuk rasa juga berlangsung di Jakarta, Semarang, hingga Solo dengan berbagai isu yang diangkat oleh mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil.
“Teman-teman, sesudah alat berbentuk kotak yang semalam saya temukan itu diamankan, sore ini muncul lagi notifikasi di ponsel saya. Ternyata masih ada alat berbentuk lingkaran pipih menempel di ban bagian kanan-belakang,” tulis Tiyo dalam unggahan Instagram-nya, dikutip Senin 15 Juni 2026.
Menurut Tiyo Ardianto, benda kedua itu ditemukan saat dirinya sedang melakukan perjalanan menuju Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, sebelum bertolak ke Makassar.
“Saya menemukan ini dalam perjalanan menuju Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang untuk berangkat ke Makassar. Saya menulis ini setiba di Makassar sebagai update sementara. Segera saya akan catat keterangan yg lebih lengkap,” ujar Tiyo Ardianto.
