Cak Imin: PBNU Periode Ini Paling Mundur dari Sebelumnya

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (kanan)
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menilai Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode saat ini paling mundur dibandingkan sebelumnya.

img_title Diterpa Kasus Febrie Adriansyah, PBNU Minta Jaksa Agung Tak Kendor Berantas Korupsi

"PBNU periode ini, PBNU yang paling mundur dibanding yang lain. Itu keprihatinan semua pihak, tetapi hanya Muhaimin yang berani ngomong,” kata Cak Imin kepada wartawan di kompleks DPR RI, Senin, 22 Juni 2026.

Cak Imin menegaskan bahwa dirinya memiliki rasa cinta sebagai kader NU. Oleh sebab itu, ia tak ingin kepengurusan PBNU mengalami kemunduran.

img_title Cak Imin Peringatkan Muktamar PBNU Tak Dikotori Politik Uang: Mari Murnikan Kembali NU

Ia juga ingin adanya perubahan manajemen secara menyeluruh di organisasi PBNU.

"Kenapa saya berani ngomong? Saya sebagai kader NU tidak ingin ada kemunduran di
dalam pengelolaan Pengurus Besar NU. Ini sebagai rasa cinta saya sebagai kader agar terjadi perubahan manajemen menyeluruh," kata dia.

img_title Cak Imin Ajak Parpol Ramai-ramai Dukung Prabowonomics, Lewat Revisi 108 UU

Cak Imin mengatakan tidak perlu aturan untuk membersihkan PBNU dari politisi, tetapi hanya butuh ketegasan sikap. 

Saya ngomong bukan karena saya politisi, bukan. Karena saya adalah kader yang ingin ikut bertanggung jawab. Bertanggung jawab memperbaiki, sehingga salah satu formulanya PBNU bersih dari
politisi. Politisi NU silakan masuk partai," kata dia.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mematangkan persiapan musyawarah nasional (munas) alim ulama serta konferensi besar (konbes) yang akan digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, 20-21 Juni 2026.

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengatakan komunikasi secara intensif dilakukan antara PBNU dengan Pesantren Al Falah Kediri, sebagai lokasi penyelenggaraan munas dan konbes.

"Kami berterima kasih sekali seluruh Gus-Gus di sini, seluruh santri di sini telah mempersiapkan dengan baik dan ini tentu meringankan pengurus besar Nahdlatul Ulama. Kami juga tadi memohon doa agar semua nanti berjalan lancar prosesnya dan sekarang kita lagi juga untuk mematangkan seluruh persiapan-persiapan teknis," katanya saat Pesantren Al Falah Kabupaten Kediri.

Ia juga mengaku datang dengan sejumlah pengurus PBNU termasuk Rais 'Aam untuk mematangkan persiapan acara di Pesantren Al Falah, Kabupaten Kediri ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut