Bupati TTU Menduga Oknum Anggota DPRD dalam Pengaruh Alkohol saat Intimidasi dr Icha

dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha
Sumber :
  • Kolase VoxPop/Instagram @kemenkes_ri

VoxPop – Dokter muda bernama dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau dr Icha diduga tewas bunuh diri akibat mengalami depresi berat.

img_title DPRD Pemprov Jambi Kunjungi BPAD DKI Jakarta Terkait Pengelolaan Aset

Berdasarkan keterangan keluarga, dr Icha mengalami depresi berat setelah mendapatkan intimidasi yang diduga dilakukan oleh tiga oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

TRIGGER WARNING: Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak professional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

img_title Jokowi Kunjungi NTT Selama Tiga Hari, Sambutan Masyarakat Diprediksi Meriah

Menurut diagnosa dokter, dr Icha mengalami depresi tanpa gejala psikotik varian mengalami guncangan hebat hingga melakukan percobaan bunuh diri.

Setelah kasus ini mencuat dan menjadi perhatian publik, ketiga oknum anggota Dewan belum melakukan klarifikasi atas tudingan tersebut.

img_title Kunjungan Jokowi ke NTT Disebut PSI Bukan Sekadar Silaturahmi Politik

Bupati Timor Timur Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengaku sudah bertemu dengan ketiga oknum anggota DPRD TTU.

Dirinya bertemu pada saat mengikuti sidang paripurna DPRD Timor Timur Utara.

Mendiang dr Icha

Photo :

Dalam sidang tersebut, Yosep menyampaikan agar seorang anggota Dewan mampu menjaga sikap dan berperilaku terhormat di ruang publik.

“Jangan sampai tidak bisa berperilaku sebagai anggota dewan yang terhormat, terutama tidak boleh terpengaruh alkohol ketika menghadapi persoalan di lapangan,” ungkap Yosep Falentinus Kebo pada program acara Kabar Petang, tvOne.

Menurutnya, oknum anggota yang terindikasi ini kerap terpengaruh alkohol sehingga diduga pada saat itu tidak bisa mengatasi situasi yang dihadapkan.

“Nah ini yang terjadi sering anggota yang terindikasi ini memang sering terpengaruh alkohol sehingga mungkin pada saat itu tidak bisa mengatasi situasi yang ada. Kemudian memuncak pada intimidasi yang lebih jauh,” ujarnya.

Diketahui ketiga oknum anggota DPRD ini telah dipanggil oleh pimpinan DPRD untuk dimintai klarifikasi.

Namun, Bupati TTU itu mengatakan pihak kepolisian akan segera melakukan klarifikasi lebih lanjut mengenai kasus dugaan intimidasi ini.

 “Setahu kami sampai saat ini belum ada klarifikasi dari ketiga anggota ini, hanya kemarin pada saat sidang ketiga anggota dewan ini dipanggil oleh pimpinan DPRD untuk dimintai klarifikasi,” terang Bupati.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut