3 Kasus Dugaan Pembunuhan Ini Masih Diselidiki Polda Jambi

Ilustrasi pembunuhan.(U-Report)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/B.S. Putra (Medan)

Jambi, VoxPop – Tim Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Jambi masih terus melakukan penyelidikan tiga kasus pembunuhan yang sempat menjadi perhatian warga beberapa waktu lalu yang belum bisa terungkap.

img_title 729 Pelaku Begal dan Maling Motor di Jadetabek Disikat! Ratusan Roda Dua hingga Senjata Api Disita

Direktur reserse kriminal umum (Dirreskrimum) Polda Jambi Kombes Pol Jimmy di Jambi, Jumat mengatakan sampai saat ini pihaknya masih punya tugas mengungkap tiga kasus pembunuhan yang menarik perhatian warga dan tim saat ini masih tetap melakukan penyelidikan.

Ketiga kasus dugaan pembunuhan yang belum bisa diungkap di Provinsi Jambi hingga kini polisi belum bisa mengungkap pelaku di balik kematian para korban.

img_title Meksiko Tangkap Bos Kartel Kriminal Otak Pembunuhan Wali Kota Uruapan

Kasus pertama adalah kematian Kekey (4), bocah yang ditemukan tewas di dalam septic tank Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal di Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, pada 2022 silam.

Sebelumnya, Kekey dilaporkan hilang secara misterius saat bermain di sekitar kawasan Kuburan Cina, Kelurahan Rawasari. Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam septic tank yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Hingga kini, penyebab pasti kematian dan pihak yang bertanggung jawab belum terungkap.

img_title Wanita Tewas di Kamar Kos Jakbar Dipukul Palu 4 Kali Hingga Tewas, Pemicunya Pelaku Kepergok WA Perempuan Lain

Kasus kedua menimpa Nasifa (20), yang ditemukan meninggal dunia tanpa busana di bekas kolam galian batu bata di Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, pada Februari 2024.

Penemuan jasad korban sempat menghebohkan masyarakat dan diduga kuat merupakan korban pembunuhan. Namun, hingga kini pelaku di balik kematian Nasifa masih belum berhasil diungkap.

Sementara itu, kasus ketiga adalah kematian Dedi Putra, warga Jalan Marene, Desa Kasang Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidurnya pada 19 Mei 2025.

Pada awalnya, kematian Dedi diduga akibat kecelakaan. Namun, keluarga korban merasa curiga lantaran luka lebam di tubuh korban dinilai tidak sesuai dengan dugaan kecelakaan. Kejanggalan tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Jambi.

Atas dasar laporan tersebut, penyidik melakukan pembongkaran makam (ekshumasi) pada Agustus 2025. Hasil autopsi resmi menyatakan Dedi Putra meninggal dunia akibat luka yang diduga disebabkan benda tumpul di bagian kepala.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut