Sahroni Desak Polda NTT Tindak Tegas Pelaku Intimidasi yang Diduga Sebabkan Tewasnya dr. icha: Siapapun Itu

dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha
Sumber :
  • Kolase VoxPop/Instagram @kemenkes_ri

Jakarta, VoxPop – Keluarga mendiang dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Dokter Icha melaporkan empat orang ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat 3 Juli 2026.

img_title Sahroni Minta Polri, KP2MI, dan Imigrasi Berantas Sindikat TPPO hingga ke Akar

Laporan itu berkaitan dengan dugaan intimidasi yang terjadi saat Dokter Icha bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kuasa hukum keluarga, Viktor Manbait, menjelaskan empat orang yang dilaporkan terdiri atas tiga anggota DPRD Kabupaten TTU serta seorang dokter hewan yang berstatus aparatur sipil negara (ASN).

img_title Ahmad Sahroni Tersentuh Nasib Keluarga Satpam Waduk Jatiluhur, Langsung Beri Bantuan Ini

Diketahui Polda NTT pun telah membentuk tim gabungan guna memperkuat proses penyelidikan dan penyidikan kasus ini. 

Merespons kejadian ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni pun meminta Polda NTT bergerak cepat memeriksa para terduga pelaku intimidasi. Ia berharap pihak kepolisian bisa menghadirkan keadilan atas kasus ini.

img_title Sahroni Minta Febrie Adriansyah Dipakaikan Rompi Tahanan: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

“Tentunya kasus ini sangat memperihatinkan dan menjadi alarm serius bahwa masih ada oknum pejabat yang bersikap arogan terhadap tenaga kesehatan. Selanjutnya saya minta Polda NTT agar segera periksa tegas dan tuntas para oknum anggota DPRD yang diduga mengintimidasi Dokter Icha, apalagi keluarga juga telah buat laporan," kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Senin 6 Juli 2026.

Sahroni meminta jajaran Polda NTT mendalami unsur-unsur pidananya dan kordinasi terus dengan Kemenkes yang juga telah menerjunkan tim investigasinya sendiri.

"Ingat Ini bukan perkara main-main, Komisi III akan mengawasi jalannya penanganan kasus ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Sahroni pun menyebut setiap dokter dan tenaga kesehatan pastinya bekerja di bawah Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat. Sehingga tidak serta merta bisa dipengaruhi oleh permintaan pihak tertentu.

“Perlu diingat bahwa dokter itu bekerja berdasarkan SOP dan pertimbangan medis, bukan berdasarkan tekanan ataupun permintaan dari pihak tertentu. Karenanya, kita harus memastikan bahwa tenaga kesehatan bisa bekerja dengan tenang tanpa intimidasi," katanya.

Sahroni menyebut kasus yang menimpa dr. Icha ini menjadi preseden buruk dan harus diselidiki maksimal.

"Jika memang intimidasi dari para pejabat itu terbukti menyebabkan meninggalnya dr. Icha, saya minta para pelaku mendapat konsekuensi hukum dan kerja yang sesuai,” kata Sahroni.

Nikita Mirzani Video Call di Rutan pakai Wartelsus

Nikita Mirzani Ngaku Dapat Intimidasi usai Kritik Kasus Korupsi Febrie, Ditjenpas DKI Bantah

Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta membantah adanya intimidasi terhadap selebritas Nikita Mirzani saat menjalani pemeriksaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pondok Bambu.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut