Qodari Sebut Logo HUT ke-81 RI Dipilih Langsung Publik, Jadi Simbol Partisipasi Masyarakat

Logo HUT ke-81 RI
Sumber :
  • dok. istimewa

Jakarta, VoxPop – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyatakan pemilihan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia melalui mekanisme pemungutan suara menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghormati aspirasi masyarakat. Untuk pertama kalinya, pemerintah melibatkan publik secara langsung dalam menentukan identitas visual peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

img_title Siap-siap! Pemerintah Gelar Pesta Rakyat di Monas Saat HUT ke-81 RI

Menurut Qodari, proses tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya menetapkan logo secara sepihak, melainkan memberikan ruang kepada masyarakat untuk menentukan pilihan melalui sistem pemungutan suara terbuka.

Ia menjelaskan, pemungutan suara berlangsung pada 24 hingga 28 Juni 2026 dan berhasil menghimpun 68.569 suara dari masyarakat di berbagai daerah serta diaspora Indonesia. Para peserta memilih satu dari lima desain logo yang telah disiapkan sebagai kandidat identitas resmi HUT ke-81 RI.

img_title Banyak Acara Internasional Digelar di Tanah Air, Qodari: Jadi Bukti Indonesia Negara yang Aman dan Nyaman

"Hasil tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghargai pilihan publik. Dengan demikian, logo peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya menjadi milik pemerintah, tetapi juga menjadi milik seluruh rakyat Indonesia," ujar Qodari dalam keterangannya, Senin, 6 Juli 2026.

Logo Karya Fajar Novario Raih Suara Terbanyak

img_title Qodari Bilang Indonesia Makin Dipercaya Dunia karena 3 Pemimpin Negara Berbeda Kunjungi RI Dalam Sepekan

Dari hasil pemungutan suara tersebut, logo karya Fajar Novario, desainer asal Padang, Sumatera Barat, keluar sebagai pemenang.

Desain tersebut memperoleh 30.699 suara atau 44,73 persen dari total suara yang masuk, mengungguli empat desain lainnya yang turut mengikuti proses seleksi.

Qodari menegaskan, hasil tersebut sepenuhnya merupakan pilihan masyarakat yang berpartisipasi dalam pemungutan suara, bukan semata-mata keputusan pemerintah.

Menurutnya, mekanisme tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap pendapat publik sekaligus memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap simbol peringatan Hari Kemerdekaan.

Pertama Kali Libatkan Masyarakat Melalui Voting Terbuka

Qodari menyebut proses pemilihan logo HUT RI tahun ini menjadi tonggak sejarah baru dalam penyelenggaraan peringatan kemerdekaan Indonesia.

Pasalnya, untuk pertama kalinya pemerintah menggelar pemilihan logo melalui mekanisme voting terbuka yang memungkinkan masyarakat ikut menentukan desain yang akan digunakan secara nasional.

Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi awal terbentuknya tradisi baru yang lebih partisipatif dalam penyelenggaraan berbagai agenda nasional.

Menurut Qodari, pelibatan masyarakat secara langsung juga merupakan ajakan pemerintah agar publik turut berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut