Basuki Buka Suara soal Isu IKN Jadi Lokasi Pusat Finansial Internasional, Tegaskan Belum Ada Keputusan

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menemui Wamensesneg Juri Ardiantoro dan Bambang Eko
Sumber :
  • Instagram.com/basukihadimuljono

Jakarta, VoxPop – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono angkat bicara mengenai isu yang menyebut Ibu Kota Nusantara (IKN) berpotensi menjadi lokasi pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Basuki menegaskan hingga kini pemerintah belum menetapkan lokasi pembangunan kawasan tersebut.

img_title Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal Dunia, Ini Profil dan Rekam Jejak Kariernya

Menurut Basuki, penentuan lokasi PFII sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat sehingga Otorita IKN belum dapat memastikan apakah Nusantara akan menjadi lokasi proyek tersebut.

"Saya enggak tahu itu. Penentuan itu (PFII) ada di pemerintah pusat," kata Basuki saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

img_title Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal Dunia di Rusun ASN

Pernyataan itu disampaikan di tengah pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) PFII yang masih berlangsung antara pemerintah dan Komisi XI DPR RI.

IKN Sudah Punya Kawasan Pusat Finansial

img_title Misbakhun Sebut UU PFII Inisiatif Transformatif Presiden Tarik Modal Global ke Indonesia

Meski belum dapat memastikan lokasi PFII, Basuki mengatakan IKN sejatinya telah memiliki kawasan yang diproyeksikan sebagai pusat keuangan atau financial center.

Menurutnya, sejumlah bank telah hadir di kawasan tersebut dan beberapa lembaga perbankan lain dijadwalkan mulai membangun kantor pada tahun ini.

"Sebenarnya kalau terkait pusat finansial, sudah ada kawasannya. Yang sementara ini kan Bank Himbara, Himbara kan sudah ada di sana, ada enam bank yang mau mulai bangun juga tahun ini, seperti BTN, BNI, BRI, Bank Mandiri, BCA, dan Bankaltimtara," ujarnya.

Keberadaan kawasan tersebut menjadi bagian dari pengembangan pusat bisnis dan jasa keuangan di IKN.

Nusantara Financial Center Disiapkan di Kawasan IKN

Pusat finansial di IKN sebelumnya telah dirancang melalui pengembangan Nusantara Financial Center.

Kawasan tersebut direncanakan berada di Wilayah Pengembangan Kedua IKN yang memiliki luas sekitar 252.000 hektare.

Adapun distrik keuangan akan menempati lahan sekitar 260 hektare dan menjadi bagian dari kawasan bisnis dan keuangan yang lebih luas dengan total area mencapai 3.000 hektare.

Basuki sebelumnya juga pernah menyampaikan bahwa kawasan pusat finansial di IKN nantinya dikembangkan dengan konsep yang menyerupai Sudirman Central Business District (SCBD) di Jakarta.

Lokasi PFII Masih Dibahas DPR dan Pemerintah

Sementara itu, pembahasan mengenai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia hingga kini masih dilakukan antara pemerintah dan Komisi XI DPR RI.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut