Canangkan GNPP, Menteri PANRB Tegaskan Sinergi dan Kolaborasi Kunci Hadirkan Layanan Nyata Untuk Masyarakat
- Ist
GNPP ini, lanjutnya, menjadi momentum untuk mempercepat transformasi layanan digital, simbol 24/7 merepresentasikan semamgat pelayanan yang terus hadir, responsif dan berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. “Jadi masyarakat merasakan bahwa kita semuanya para ASN, para birokrat atau para pembantu Presiden ini, tentunya siap untuk setiap saat hadir untuk terus menerus melayani masyarakat,” imbuh Menteri Rini.
Adapun tema GNPP yang diangkat adalah Tulus Melayani, Cepat Merespons, dan Berintegritas, ditegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar sekadar slogan tetapi komitmen semua yang tercemin dalam setiap kebijakan dan setiap layanan dan setiap tindakan aparatur negara. Menteri Rini menjelaskan bahwa ketulusan akan melahirkan kepedulian, kecepatan akan menghadirkan kepastian, dan integritas itu membangun kepercayaan.
Menteri Rini menegaskan GNPP bukan milik Kementerian PANRB semata, melainkan gerakan bersama seluruh penyelenggara pelayanan publik. Keberhasilannya tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari semakin banyak masyarakat yang merasakan pelayanan yang lebih baik.
Dalam kesempatan itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian PANRB atas gebrakan untuk membuat suatu gerakan nasional layanan publik. Bahwa negara yang bisa bertahan dalam lebih dari 200 tahun itu ditemukan tiga variable. Pertama adanya militer yang kuat yang bisa menjaga dari ancaman luar negeri, yang kedua adalah adanya polisi dan intelijen yang solid yang mampu menjaga keamanan dan ketertiban dalam negeri, dan yang ketiga adalah memiliki aparat pemerintahan atau civil servant yang mampu memnjalankan pemerintahan secara efektif dan efisien.
“Dalam konteks in, acara kita ini sebetulnya untuk memperkuat variabel ketiga adanya civil service yang efektif dan efisien,” ungkap Menteri Tito.
Menurutnya, untuk membuat layanan publik yang baik selain integritas, yakni sistem yang harus dibuat. Menteri Tito berharap kegiatan ini dapat dipahami dan implementasikan dengan baik terutama di daerah. “Semoga tidak menjadi seremonial tetapi betul-betul rekam-rekan di daerah terutama bisa memaknai layanan publik itu adalah kunci untuk negara kita bisa survive,” ujarnya.
Adapun dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman membagikan pengalamannya dalam meninjau dan mengurus pelayanan publik. Disampaikan, kedepan layanan publik akan semakin baik. Apresiasi juga disampaikannya terhadap pencanangan GNPP.
