BMK 1957: Kaderisasi Jadi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045
- Istimewa
“Jadi Mubes V ini merupakan bagian dari kesinambungan proses organisasi yang telah dibangun sejak 2021. Salah satu komitmen yang terus kita jaga adalah bagaimana kaderisasi dan konsolidasi BMK 1957 dapat berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Almanzo menambahkan, BMK 1957 memiliki sejarah panjang dalam proses kaderisasi kepemimpinan. Organisasi tersebut, menurutnya, telah menjadi salah satu ruang pembentukan kader yang kemudian mengambil peran dalam berbagai bidang kepemimpinan nasional.
Sejumlah kader BMK 1957 juga telah berkiprah di lingkungan DPP Partai Golkar dan berbagai ruang kepemimpinan kebangsaan.
Karena itu, Mubes V diharapkan dapat memperkuat kembali tradisi tersebut melalui sistem kaderisasi yang lebih konsisten, terarah, dan berkelanjutan.
“Mubes V BMK 1957 ini adalah bagian dari panggilan sejarah. BMK 1957 sudah banyak berkontribusi melahirkan pemimpin nasional di DPP Golkar dan di Indonesia. Tradisi itu harus kita lanjutkan melalui kaderisasi yang kuat dan berkesinambungan,” pungkas Almanzo.
Mubes V BMK 1957 diharapkan menghasilkan rumusan strategis yang mampu menjawab tantangan organisasi sekaligus mempersiapkan kader-kader muda sebagai kader penggerak yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan kesiapan menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
