Kronologi Video 'Yank Uwes Yank' Viral dan Bikin Heboh, Muncul Isu Pemerannya Sudah Dinikahkan
- Istimewa
Belum terdapat konfirmasi dari pihak keluarga, pemerintah desa, maupun aparat kepolisian yang membenarkan narasi tersebut. Dengan demikian, informasi mengenai pernikahan pasangan itu masih sebatas klaim yang beredar di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Polisi Masih Melanjutkan Proses Penyidikan
Di sisi lain, Polresta Banyuwangi memastikan penanganan perkara yang berkaitan dengan video viral tersebut masih terus berjalan sesuai ketentuan hukum.
Kasus yang diduga terjadi di wilayah Kecamatan Srono itu telah memasuki tahap penyidikan. Penyidik diketahui telah mengumpulkan sejumlah barang bukti digital sekaligus meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian.
Proses tersebut dilakukan agar setiap informasi yang berkembang dapat dipastikan berdasarkan fakta hukum, bukan sekadar spekulasi yang beredar di media sosial.
Pemeran Diduga Masih Berstatus Pelajar
Informasi yang beredar juga menyebutkan bahwa pihak yang tampil dalam video tersebut diduga masih berstatus sebagai pelajar. Karena alasan itu, proses penanganan perkara dilakukan secara lebih hati-hati.
Aparat memastikan seluruh proses pemeriksaan mengacu pada ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak serta Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Pendekatan tersebut diterapkan untuk mengutamakan perlindungan terhadap hak-hak anak selama proses hukum berlangsung.
Hingga saat ini, aparat juga belum membuka identitas para pihak yang diduga terlibat sebagai bagian dari upaya perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Muncul Klarifikasi dari Pria Berinisial MA
Seorang pria berinisial MA yang mengaku sebagai pemeran laki-laki dalam video viral "Yank Uwes Yank" akhirnya muncul ke publik dan menyampaikan klarifikasi. Melalui sebuah video yang beredar di media sosial, ia menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan setelah rekaman tersebut viral.
Dalam pernyataannya, MA mengaku menyesali peristiwa yang terjadi. Ia meminta maaf kepada masyarakat atas keresahan yang muncul, sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada perempuan berinisial S yang disebut turut terdampak akibat penyebaran video tersebut. MA juga menegaskan bahwa klarifikasi yang disampaikannya dibuat atas kemauan dan kesadaran pribadi, tanpa adanya paksaan maupun tekanan dari pihak mana pun.
