Sejumlah Oknum Nakes Minta Maaf Usai Komentar Nirempati kepada Pasien

Ilustrasi dokter
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

"Saya juga siap menerima segala bentuk kritik, teguran, serta konsekuensi atas kelalaian dan kesalahan saya ini.
Sekali lagi, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga, instansi tempat saya mengabdi, dan masyarakat luas atas kegaduhan dan luka yang telah saya perbuat," tulis dia.

img_title Polisi Usut Tewasnya Dokter PPDS di Semak-semak RSUD Siak

Dalam keterangan tertulisnya itu, Elda juga menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Yurizal.

"Semoga Almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan," tulis dia.

img_title Respons Kemenkes RI Soal Kabar Meninggalnya Dokter Magang di Lampung

Permintaan Maaf akun @widhiyarini

img_title IDI Pastikan Kematian Dokter Magang di Lampung Bukan karena Overwork dan Bullying

Permintaan maaf lainnya juga dating dari Widhiyarini Pangestika dengan akun @widhiyarini. Dirinya sempat memberikan pernyataan miris agar Yurizal bisa sesegera mungkin mendapatkan ruangan untuknya menjalani perawatan di RS.

"Potong aja kak nadinya juga cepet dpet ruangan," demikian tulis dia.

Berdasarkan penelusuran dari warganet, Widhiyarini diketahui merupakan perawat teregistrasi (Registered Nurse) di bidang IVF Nursing di RSAB Harapan Kita. Widhiyarini juga telah membuat video klarifikasi permintaan maafnya.

Widhiyarini mengawali pernyataannya dengan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga pasien.

"Perkenalkan saya Widhyarini Pangestika. Pertama saya turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Yurizal semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah," kata dia.

Widhiyarini mengakui kesalahannya lantaran utasannya berdampak pada kondisi emosional keluarga pasien. 

"Kedua saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga almarhum Yurizal atas utas saya yang menambah beban emosional dan luka pada keluarga. Saya menyadari kesalahan saya dan ketidakprofesionalan saya sebagai tenaga kesehatan," kata dia lebih lanjut. 

Selain kepada keluarga pasien, Widhiyarini juga meminta maaf kepada institusi tempatnya bekerja. Dia mengakui utas tersebut telah mencoreng nama baik instansinya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Saya juga meminta maaf kepada instansi saya karena utas saya tersebut mencoreng nama baik instansi saya. Di sini saya bersungguh-sungguh meminta maaf. Saya berjanji tidak akan mengulangi di lain hari," kata dia.

Permintaan Maaf Akun @bennychrstn

Permintaan maaf juga datang dari Benny Christian Sihombing. Dirinya yang memiliki akun Threads @bennychrstn terlihat mengunggah komentar yang dinilai tidak pantas terkait kondisi pasien.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut