Awal Mula Penemuan Jasad Pria dalam Karung Menggegerkan Depok, Ini Fakta-fakta Baru yang Terungkap

Ilustrasi penemuan jasad pria di Depok
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Kasus penemuan jasad pria di dalam karung di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, sempat menggemparkan warga dan menjadi perhatian luas. Penemuan tersebut memunculkan dugaan adanya pembunuhan disertai mutilasi karena kondisi korban saat ditemukan tidak utuh. 

img_title Tercatat Melambat, Ekonomi Indonesia Kuartal II-2026 Hanya Tumbuh 5,29 Persen

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, kepolisian akhirnya berhasil mengungkap identitas korban sekaligus menangkap pria yang diduga menjadi pelaku. Meski demikian, polisi masih terus mendalami motif pembunuhan dan melengkapi barang bukti dalam kasus tersebut.

Berikut rangkaian peristiwa yang telah terungkap mengenai awal mula penemuan jasad pria dalam karung di Depok, sebagaimana dihimpun Viva pada Rabu, 5 Agustus 2026.

img_title Nadeo Argawinata Blunder, Cahya Supriadi Dipercaya John Herdman Jadi Starter saat Timnas Indonesia Hadapi Singapura?

1. Karung sempat dikira berisi sampah

Peristiwa ini bermula ketika seorang warga berinisial H melihat sebuah karung tergeletak di kawasan Tanah Merah, Jalan Kavling Depkes RT 03/RW 17, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok, pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 WIB.

img_title Kata Fans Sassuolo Andai Rumor Jay Idzes Menuju PSG Terwujud: Bisa-bisa Kami Terdegradasi ke Serie B

Karena mengira karung tersebut hanya berisi sampah, saksi tidak menaruh rasa curiga. Ia kemudian memberi tahu adiknya yang berinisial MR mengenai keberadaan karung tersebut. Selama beberapa hari, karung itu tetap berada di lokasi tanpa menimbulkan kecurigaan warga.

2. Karung dibakar, isi di dalamnya membuat warga geger

Penemuan jasad baru terungkap pada Selasa, 4 Agustus 2026. Saat itu, MR berniat membakar karung yang dikiranya berisi sampah agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Ketika api mulai membakar karung dan plastik pembungkusnya meleleh, saksi justru melihat bagian tubuh manusia di dalamnya. Menyadari temuannya, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat sehingga polisi langsung mendatangi lokasi.

3. Polisi melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban

Setelah menerima laporan warga pada Selasa sore, Tim Inafis Polres Metro Depok langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan.

Selain memeriksa sejumlah saksi, petugas juga mengumpulkan barang bukti dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi serta pemeriksaan forensik.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematian.

4. Kondisi korban mengarah pada dugaan mutilasi

Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian. Kedua tangannya terikat menggunakan kain berwarna putih dan jasad dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik hitam.

Polisi juga menemukan luka terbuka pada bagian leher. Sementara itu, bagian tubuh yang ditemukan hanya kepala, badan, dan kedua tangan. Kedua kaki korban hingga pangkal paha tidak berada bersama jasad.

Temuan tersebut membuat penyidik menduga korban merupakan korban mutilasi. Dugaan itu kemudian menjadi salah satu fokus utama dalam penyelidikan.

5. Sebagian tubuh korban masih dicari, identitas korban akhirnya diketahui

Dalam penyisiran di sekitar lokasi, polisi memastikan sebagian tubuh korban tidak ditemukan. Hingga kini, pencarian terhadap bagian tubuh yang hilang masih terus dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Seiring berjalannya penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas korban. Korban diketahui bernama Kunaefi (51), warga Bojong, Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Meski identitas korban telah dipastikan, penyidik masih terus menelusuri keberadaan bagian tubuh korban yang belum ditemukan serta mencari barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

6. Polisi menangkap pelaku saat hendak melarikan diri

Kurang dari 24 jam setelah jasad ditemukan, polisi berhasil mengungkap kasus tersebut dengan menangkap pria bernama Saepul (26) yang diduga sebagai pelaku pembunuhan sekaligus mutilasi terhadap Kunaefi.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 04.15 WIB. Saat itu, Saepul diduga sedang berusaha melarikan diri ke wilayah Pandeglang, Banten.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan sejak jasad korban ditemukan di kawasan Pancoran Mas. Polisi bergerak cepat dengan mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah TKP, hingga menelusuri jejak pelaku sebelum akhirnya berhasil melakukan penangkapan.

Meski pelaku telah diamankan, penyidik masih mendalami motif pembunuhan, hubungan antara pelaku dengan korban, serta kronologi lengkap yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Selain itu, polisi juga terus menelusuri keberadaan barang bukti lain, termasuk bagian tubuh korban yang hingga kini masih belum ditemukan. Hasil penyelidikan lanjutan diharapkan dapat mengungkap secara utuh rangkaian kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Depok tersebut.

Emas Antam.

Harga Emas Hari Ini 5 Agustus 2026: Antam Lanjut Merosot, Produk Global Bervariasi

Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibanderol seharga Rp 2.599.000 per gram pada perdagangan hari ini. Harga itu turun Rp 4.000 per gram dibanding kemarin.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut