Kini Tertunduk Minta Maaf, Ini Sosok 3 Nakes yang Nyinyir ke Yurizal Tri Chaerawan Pasien yang Meninggal Tak Dapat Kamar
- Threads/yurizaltrich
Tiga Nakes Minta Maaf
Dokter Benny Christian Sihombing menyampaikan permohonan maaf atas komentarnya di Threads. Ia mengaku menyesali tulisannya dan turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Yurizal Tri Chaerawan
"Selamat malam semuanya, nama saya Benny Christian Sihombing, saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas ketikan saya di Thread, saya juga ingin menyampaikan turut berduka cita kepada pemilik utas yaitu almarhum Yurizal, saya berdoa semoga segenap keluarga diberikan penghiburan," ucap Benny.
Permintaan maaf juga disampaikan tenaga kesehatan Widhiyarini Pangestika. Ia mengaku komentarnya telah menambah luka bagi keluarga almarhum dan menyadari tindakannya tidak mencerminkan profesionalisme sebagai tenaga kesehatan.
"Nama saya Widhiyarini Pangestika, pertama saya turut berduka cita atas meninggalnya Yurizal, semoga amal ibadahnya dapat diterima di sisi Allah aamiin.
Saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga almarhum Yurizal atas utas saya yang menambah beban emosional dan luka pada keluarga. Saya menyadari kesalahan saya dan ketidakprofesionalan saya sebagai tenaga kesehatan," ujar Widhiyarini.
Dokter Elda Putri Rahadini turut mengunggah permintaan maaf melalui media sosial. Dalam pernyataannya, ia mengakui komentarnya tidak pantas dan menunjukkan kurangnya empati kepada Yurizal.
"Saya Elda Putri Rahardini, dengan penuh kesadaran, kerendahan hati, dan penyesalan yang mendalam, ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar almarhum Yurizal, teman-teman, kerabat, serta seluruh masyarakat luas.
Melalui pernyataan ini, saya mengakui sepenuhnya bahwa komentar yang saya tuliskan melalui akun media sosial saya beberapa waktu lalu sangatlah tidak pantas, tidak etis, dan menunjukkan ketiadaan empati.
Saya menyadari bahwa tulisan saya telah melukai hati banyak pihak, terutama di tengah situasi sulit yang saat itu sedang dihadapi oleh almarhum saat mencari penanganan medis," tulis Elda.
