Sebelum Mutilasi Pria di Depok, Saepul Ternyata Aktif Cari Kenalan di Grup Gay
VoxPop – Kasus pembunuhan disertai mutilasi di Depok masih menjadi perhatian setelah polisi menetapkan Saepullah alias Saepul (26) sebagai tersangka. Pria yang sehari-hari berjualan pisang cokelat tersebut diduga membunuh dan memutilasi seorang pria berinisial K (51).
Seiring terungkapnya kasus tersebut, sejumlah informasi mengenai aktivitas digital yang diduga berkaitan dengan Saepul turut beredar di media sosial. Salah satu yang menjadi sorotan adalah aktivitasnya di sejumlah grup yang diperuntukkan bagi komunitas pria penyuka sesama jenis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari jejak digitalnya, Saepullah disebut aktif memperkenalkan diri dan mencari kenalan melalui beberapa grup. Meski demikian, informasi yang beredar di media sosial tetap perlu disikapi secara hati-hati.
Berikut sejumlah jejak digital yang dikaitkan dengan Saepullah, seperti dilansir dari laman Instagram @depokviral.co.
1. Bergabung di Grup Bapak Bapak Ganteng
Salah satu grup yang disebut terdapat aktivitas Saepullah adalah grup bernama Bapak Bapak Ganteng. Di dalam grup tersebut, ia diduga pernah memperkenalkan diri sekaligus melontarkan candaan mengenai keinginannya mencari sosok bapak angkat.
"Salamkenal semuanya, nyari bapak angkat hahaha. Canda, canda. Salam kenal," tulis Saepullah, dikutip Jumat 7 Agustus 2026.
Unggahan tersebut kemudian menjadi bagian dari jejak digital yang kembali diperbincangkan setelah identitas tersangka dalam kasus mutilasi Depok terungkap.
2. Grup Gay Paneglang
Saepullah juga disebut tergabung dalam komunitas bernama Gay Paneglang Labuan Carita Menes Jiput. Di grup tersebut, ia terlihat memperkenalkan diri kepada anggota lain.
"Salam kenal yang belum kenal. Yang udah kenal, halo," tulisnya lagi.
Aktivitas semacam itu menunjukkan bahwa sebelum kasus pembunuhan terungkap, Saepullah diduga menggunakan sejumlah komunitas daring untuk berinteraksi dan mencari kenalan.
3. Grup Gay Bogor
Jejak digital lain yang dikaitkan dengan Saepullah ditemukan dalam grup Gay Bogor. Dalam unggahannya, ia menyebut sejumlah informasi mengenai dirinya, termasuk usia dan lokasi tempat tinggal.
"Info BF atuh. Yang mau tinggal bareng, sorry rantauan. 26 tahun. Stay Citayem," katanya.
4. Grup Gay Depok
Aktivitas lainnya disebut ditemukan di grup Gay Depok. Kali ini, Saepullah menuliskan pesan singkat untuk memperkenalkan keberadaannya di kawasan Cipayung.
"Salam kenal Depok Cipayung," tulisnya.
Jejak digital tersebut kini kembali diperbincangkan setelah polisi mengungkap bahwa korban dan tersangka sebelumnya berkenalan melalui aplikasi kencan yang ditujukan bagi komunitas LGBT.
Polisi Tetapkan Saepullah sebagai Tersangka
Pelaku mutilasi di Depok bernama Saepul
- Dok. Polda Metro Jaya
Kasus ini bermula dari penemuan jasad seorang pria berinisial K (51) yang ditemukan di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap Saepullah pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Polisi menyatakan Saepullah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
“Sudah ditetapkan tersangka. Tersangka atas nama Saepullah,” ujar Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika, Kamis 6 Agustus 2026.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban dan tersangka diketahui berkenalan melalui sebuah aplikasi kencan yang ditujukan untuk komunitas LGBT. Setelah berkenalan, keduanya kemudian bertemu di kontrakan yang ditempati Saepullah di kawasan Cipayung, Depok.
Terungkapnya aktivitas digital tersebut menjadi salah satu bagian dari informasi yang muncul dalam perkembangan penyidikan. Namun, jejak digital mengenai komunitas atau aplikasi kencan yang digunakan seseorang tidak dengan sendirinya menjelaskan motif maupun penyebab terjadinya tindak pidana.
