Pertamina Cetak 128 Local Hero Energi Bersih, Dorong Desa Mandiri Lewat PLT
- Dok. Istimewa
Cerita serupa juga datang dari Desa Tumpak, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Burhanudin dipercaya mengelola PLTS berkapasitas 6,6 kWp yang mendukung operasional Kelompok Masyarakat Tani Hutan Bina Lestari.
Sebelumnya, kelompok tersebut kesulitan mengembangkan usaha karena keterbatasan pasokan listrik. Namun setelah PLTS beroperasi, mesin produksi Virgin Coconut Oil (VCO) berkapasitas 5.500 watt dapat digunakan secara optimal sehingga produktivitas dan peluang ekonomi masyarakat meningkat.
"Sekarang produksi bisa berjalan lebih lancar. Listrik dari PLTS membuat kami lebih percaya diri mengembangkan usaha," ujarnya.
Pertamina mencatat hingga saat ini Program Desa Energi Berdikari telah menjangkau 262 desa di seluruh Indonesia. Program tersebut menghasilkan kapasitas energi terbarukan sebesar 1.302.700 watt peak (Wp) dari tenaga surya, mikrohidro, hingga pembangkit hibrida surya-angin, serta memproduksi 959.302 meter kubik biogas dan metana.
Selain itu, program tersebut disebut telah menciptakan nilai ekonomi mencapai Rp5,65 miliar per tahun dan memberikan manfaat kepada 283.841 jiwa, termasuk 62 penyandang disabilitas, melalui peningkatan akses energi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal.
Program Desa Energi Berdikari juga disebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat kemandirian energi nasional melalui pengembangan energi baru terbarukan serta mendukung pencapaian sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs). (LAN)
