BMKG Ingatkan Ancaman Rob di Pesisir NTT, Warga Diminta Waspada 8–11 Agustus
- Pexels
Rob Bisa Ganggu Aktivitas Warga
Banjir pesisir atau rob merupakan kondisi ketika permukaan air laut naik hingga masuk ke daratan pesisir dan menyebabkan genangan di wilayah sekitar pantai.
Fenomena tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap masyarakat yang tinggal maupun melakukan aktivitas ekonomi di kawasan pesisir. Tidak hanya permukiman, sejumlah kegiatan di kawasan pantai dan pelabuhan juga dapat terganggu apabila terjadi genangan.
BMKG menyebut potensi gangguan dapat dirasakan pada sejumlah aktivitas, di antaranya:
- Aktivitas masyarakat di kawasan pesisir
- Kegiatan di pelabuhan
- Bongkar muat barang
- Permukiman pesisir
- Tambak garam
- Perikanan darat
- Aktivitas perekonomian lainnya
Yandri mengatakan kondisi tersebut perlu diantisipasi karena banjir pesisir dapat mengganggu aktivitas masyarakat yang berada di wilayah terdampak.
"Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan pesisir dan pelabuhan, termasuk kegiatan bongkar muat barang, aktivitas di permukiman pesisir, tambak garam, perikanan darat, serta aktivitas perekonomian lainnya," ujarnya.
BMKG Minta Warga Pantau Informasi Resmi
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak pasang maksimum air laut.
Masyarakat, terutama mereka yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir yang masuk dalam wilayah berpotensi terdampak, diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim.
Yandri juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi dan terkini yang dikeluarkan BMKG sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi banjir rob.
"Bagi masyarakat, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir terdampak agar meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi terkini dari BMKG," katanya.
Untuk mendapatkan informasi cuaca maritim terkini, masyarakat dapat memanfaatkan layanan WhatsApp BMKG di nomor 0812-1512-2192 atau menghubungi telepon (0380) 8561910.
Informasi terkait kondisi cuaca maritim juga dapat diakses melalui laman maritim.ntt.bmkg.go.id. (Ant)
