Siapa Cak Sholeh? Pengacara Sekaligus Pendiri No Viral No Justice Pembela ‘Wong Cilik’, Meninggal Dunia
- Tangkapan layar youtube Forum Keadilan TV
VoxPop – Seorang pengacara senior, Muhammad Sholeh atau akrab disapa Cak Sholeh dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (7/8/2026).
Meninggalnya advokat yang selalu membela masyarakat kecil ini tak hanya dirasakan bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya, namun juga sejumlah orang yang pernah ia bantu.
Pengacara yang terkenal dengan slogannya ‘No Viral No Justice’ ini cukup dikenal di Jawa Timur, terutama di wilayah Surabaya.
Ucapan belasungkawa mengalir deras, bahkan kabar duka ini telah beredar luas di media sosial dan jejaring grup WhatsApp.
“Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un. Keluarga Besar No Viral No Justice mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya M. Sholeh, S.H (Pendiri No Viral No Justice Cak Sholeh), Jumat 7 Agustus 2026,” tulis ucapan duka, dilansir dari VoxPop Jatim.
Namun, siapa sebenarnya sosok Cak Sholeh hingga namanya cukup dikenal masyarakat? Simak profil singkatnya berikut ini.
Profil Cak Sholeh
Pengacara Muhammad Sholeh atau Cak Sholeh meninggal dunia
- Instagram @cak_sholeh77
Pria bernama lengkap Muhammad Sholeh atau akrab disapa Cak Sholeh lahir di Sidoarjo pada 2 November 1975. Ia memiliki latar belakang seorang santri sekaligus alumni Tsanawiyah Tebuireng, Jombang.
Dirinya merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS). Sholeh juga dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam gerakan mahasiswa prodemokrasi sekaligus pejuang 98 menjelang berakhirnya pemerintahan Orde Baru.
Aktivitasnya pada masa Orde Baru sempat membuat Sholeh menjalani hukuman di Penjara Kalisosok selama 1,5 tahun atas tuduhan subversif.
Semasa hidupnya ia berprofesi sebagai advokat yang juga pernah terjun ke dunia politik.
Almarhum diketahui sempat bergabung dengan PDI Perjuangan dan Gerindra, bahkan sempat menjadi calon Wali Kota Surabaya melalui jalur independen.
Memiliki Slogan No Viral No Justice
Seiring berjalannya waktu, nama Cak Sholeh semakin dikenal masyarakat dengan slogannya “No Viral No Justice”.
Slogan tersebut sangat identik dengan aktivitasnya dalam membantu masyarakat dengan memberikan pendampingan hukum.
Melalui akun Instagram @cak_sholeh77 yang telah memiliki 108 ribu pengikut, ia aktif membagikan beragam konten edukasi, advokasi hukum, serta memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat.
Dirinya juga dikenang sebagai sosok yang aktif menyuarakan berbagai persoalan hukum di negeri ini.
Penyakit Autoimun
Cak Sholeh meninggal dunia
- Dok. No Viral No Justice
Selama beberapa tahun terakhir, Cak Sholeh telah berjuang melawan penyakit autoimun.
Pada pertengahan Juli 2026 lalu, dirinya sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya di media sosial.
Ia menjelaskan sejumlah perubahan pada kondisi fisiknya akibat pengobatan yang sedang dijalani.
“Banyak yang bertanya kenapa pipi saya terlihat lebih tembem. Ini bukan karena gemuk, tetapi efek obat karena saya sedang sakit dan menjalani terapi di rumah sakit,” tulis Sholeh pada akun Instagram miliknya.
Cak Sholeh juga meminta doa agar segera pulih dan dapat kembali mendampingi masyarakat.
Setelah berjuang melawan penyakitnya, Cak Sholeh meninggal dunia dan telah dimakamkan di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Prigen, Pasuruan pada Jumat (7/8/2026).
(kmr)
