Jokowi Diminta Lebih Perhatikan Papua

Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Papua beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Sementara itu, pakar hukum Margarito Kamis menyarankan Gubernur Papua dan Papua Barat menemui Presiden dan menyampaikan pembangunan di Papua harus ada kerangka hukumnya. Karena Papua adalah spesial, maka harus ada kerangka spesial, yakni diletakan dalam UU.

img_title Kepala BIN: Ada yang Masih Merasa Didiskriminasi di Papua

"Itu yang harus diyakinkan kepada Presiden. Siapa tahu Presiden menganggap mimpi dia untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Papua bisa segera terwujud dengan didukung dengan UU Otsus ini," kata Margarito.

Konsep Realistis

img_title Ini Identitas Pelaku Penembak Polisi di Papua

Direktur Riset Akbar Tandjung Institute, Alfan Alfian, sepakat Bahwa Gubernur Papua dan Papua Barat sebaiknya menegosiasikan hal ini kepada Presiden Jokowi.

"Saya setuju dengan Margarito, ada negosiaasi dengan Presiden. Jelaskan bahwa konsep kami lebih realistis dan komprehensif, meyakinkan bahwa pemerintah Papua memiliki konsep yang realistis," tuturnya.

img_title Mensos Ungkap 1,4 Juta Bansos Ditangguhkan karena Terindikasi Judi Online

Alfan menilai selama ini Jokowi melakukam pendekatan populis. Menurutnya, belakangan ini banyak kalangan mengkritisi kebijakan pembangunan infrastruktur seperti dari aspek lingkungan, HAM dan lain sebagainya.

"Jadi, obsesi pembangunan infrastruktur bagus, tapi realitasnya juga dilihat, tidak terbatas obsesi tapi juga dilakukan secara mandiri," ujar Alfan. (ren)

Ketua Komisi VI DPR RI Achmad Hafisz Tohir

DPR Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Papua Barat

Jalan penghubung di Papua Barat masih belum memadai dan belum layak.

img_title
VoxPop.co.id
7 April 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut