'Saya Mau Jadi Pemadam Kebakaran'

Ilustrasi/Pelajar SD di daerah pedalaman
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Harry Siswoyo

VoxPop.co.id – Gelak tawa pecah di ruang kelas IV milik Sekolah Dasar Negeri 1 Mekartani Kecamatan Mendawai Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah.

img_title Pantau PTM, Bupati Tangerang Temukan Kelonggaran Penerapan Prokes

Belasan siswa ini menertawakan apa yang dilontarkan Yasmin dan Karim saat keduanya menyebut cita-cita mereka.

"Saya ingin jadi pemadam kebakaran," tutur Yasmin dan Karim nyaris bersamaan saat ditanya VoxPop.co.id pekan lalu tentang cita-cita mereka.

img_title Ratusan SD di Kota Medan Gelar PTM Terbatas

Apa yang dilontarkan Yasmin dan Karim bukan tanpa alasan. Meski sempat ditertawai oleh rekan kelasnya, keduanya tetap kukuh dengan keinginan mereka.

http://media.voxpop.id/thumbs2/2016/02/15/56c1b1fc62124-siswa-sdn-1-mekartani-mendawai-kalimantan-tengah_663_382.jpg

img_title Siswa SD di Kota Bogor Antusias saat Uji Coba PTM

FOTO: Siswa SDN 1 Mekartani Kecamatan Mendawai Kalimantan Tengah berpose di depan kelas mereka.

"Desa kami tak punya pemadam kebakaran. Jadi kalau hutan kami terbakar, paling tidak kami ada," ujar bocah lelaki berkulit gelap ini sembari mencibir rekannya yang lain.

Akhir tahun 2015 lalu, SDN 1 Mekartani sempat libur selama sebulan penuh. Desa mereka tertutup kabut asap usai kebakaran di kawasan hutan melanda selama beberapa waktu.

Saat itu, pengakuan sejumlah siswa. Selain tak bisa bersekolah, mereka juga tak bisa lagi bermain keluar rumah. "Kami juga lihat orangutan menangis, ada juga yang berlarian," ujar rekan Yasmin yang lain.

Selanjutnya, Tumbuh Bersama...

 

Tumbuh Bersama Alam

Cita-cita Yasmin, Karim dan rekannya di pedalaman Mendawai Kalimantan Tengah, memang menyentuh. Maklum, semangat itu lahir dari segala keterbatasan yang mendekap selama puluhan tahun di lingkungan mereka.

Dan tentu, tak luput juga dari sentuhan pendidikan di SDN 1 Mekartani. Sekolah rintisan yang kini didampingi oleh The World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia, ini memang mengedepankan konsep pendidikan terintegrasi dengan lingkungan hidup dan prinsip keberlanjutan.

Sebab itu, jangan heran kalau di sekolah ini. Hampir seluruh siswanya piawai berkebun, menanam bunga, kacang dan tanaman lainnya.

Tak cuma itu. Mereka pun juga dibekali kemampuan membuat anyaman tas dari bahan lokal yakni pohon Purun. "Semua dilakukan siswa. Kami juga meminta bantuan masyarakat, untuk mengenalkan siswa kami membuat kompos dan pakan ternak," kata Marsini, Kepala SDN 1 Mekartani.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut