Polri Menduga Vaksin Palsu Masih Beredar di Pasar

Ilustrasi vaksin
Sumber :
  • Syaefullah/ VoxPop.co.id

Namun, hal ini justru yang membuatnya khawatir. Sebab, vaksin palsu tidak memiliki fungsi memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga anak tetap rawan terkena penyakit. Di sisi lain, orang tua yakin anaknya telah imun dari penyakit, sehingga memiliki rasa sugesti bahwa mereka tidak bisa terjangkit virus atau bakteri tertentu.

img_title 7 dari 24 Tersangka Vaksin Palsu Dijerat Pencucian Uang

"Jadi sugesti saja, saat terjadi wabah dia rentan kena, ini dampak yang signifikan," ucap Piprim.

Untuk itu, dia menyarankan agar orang tua yang yakin jika vaksinasi terhadap anaknya dulu palsu, agar kembali berkonsultasi dengan dokter anak mereka. Sebab, anak bisa mendapatkan vaksinasi ulang jika masih memenuhi syarat perkembangan usia.

img_title Pasangan Suami Istri Pembuat Vaksin Palsu Dituntut 12 Tahun

"Ada yang namanya catch up imunisasi, itu sesuai usianya," kata Piprim.

Ilustrasi vaksinasi COVID-19

Hoaks, WHO Temukan Vaksin COVID-19 Palsu di Indonesia

Beredar informasi di media massa yang menyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan vaksin COVID-19 palsu di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
20 Agustus 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut