Ini Jenis Pelanggaran yang Jerat WNA China

Kemenkumham sosialisasi pengawasan orang asing di Jakarta, Selasa, 19 Juli 2016.
Sumber :
  • VoxPop.co.id / Danar Dono

VoxPop.co.id – Tim Pengawas Orang Asing (Pora) mencatat warga asal Tiongkok (China) mendominasi kasus pelanggaran Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia. Kasus pelanggaran itu umumnya masalah narkotika.

img_title Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Hal itu dikemukakan Direktur Jenderal Pengawasan dan Penindakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yurod Saleh, di Jakarta, Selasa, 19 Juli 2016. "Biasanya sih narkotika, yang kemarin-kemarin tertangkap juga biasanya narkotika, tapi ada juga kasus lain," ujar Yurod.

Dalam pengawasan aktivitas dan keberadaan WNA di Jakarta, kata dia, Tim Pora tak hanya menyoroti pelanggaran pidana. Tim juga mengawasi kelegalan dokumen keimigrasian WNA.

img_title 2 WNA Dibunuh Secara Tragis di Pattaya, PM Thailand: Hal-hal Seperti Ini Tak Akan Terjadi Lagi

Menurut dia, tak semua WNA China yang melakukan pelanggaran hukum juga melakukan pelanggaran keimigrasian. "Rata-rata sih mereka legal (jalur masuknya). Dokumen keimigrasiannya lengkap, yang menjadi masalah adalah apa yang dia lakukan di sini," ujarnya.

Selain narkotika, Yurod mengungkapkan, kasus yang umumnya menjerat para WNA asal China yaitu tindak pidana penipuan. "Beberapa di antaranya ada scamming (penipuan) kartu kredit, seperti yang dulu pernah terungkap di sebuah ruko di Mangga Dua," ujarnya.

img_title 3 Hal Ini Jadi Sorotan China dalam Tantangan Tata Kelola Iklim Global

Tindakan hukum bagi para WNA pelanggar itu beragam. Ada berupa pidana hingga deportasi. Untuk pidana yang hukumannya sampai tiga bulan, Tim Pora telah menyiapkan perlakuan khusus.

"Untuk berkas kasus yang hukuman pidananya hingga tiga bulan, kami sudah sepakat dengan Kejari (kejaksaan negeri) untuk proses berkas kasusnya lebih cepat," kata Yurod.

Tercatat, pada periode 2014 terdapat 56 kasus pelanggaran oleh WNA. Sedangkan pada 2015 terdapat 256 kasus pelanggaran WNA.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Geger Pilot Malaysia Bawa 26 Kg Narkotika, Sahroni Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta agar jalur khusus kru pesawat di bandara diperketat menyusul adanya kasus penyelundupan narkotika pilot Malaysia.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut