Dua Tahun Haris Azhar Simpan Rahasia Freddy Budiman

Aktivis KontraS Haris Azhar
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhammad Solihin



Markas Besar Polri membentuk tim investigasi terkait testimoni yang ditulis Haris Azhar dari hasil wawancaranya dengan Freddy Budiman di Lapas Batu, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah 2014 silam.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar mengatakan, tim merupakan internal Polri yang dipimpin Inspektur Pengawasan Umum Polri (Irwasum), Komjen Dwi Priyatno, Komisi Kepolisian Nasional Poengky, dan pakar komunikasi Efendy Ghozali.

Boy enggan menjelaskan kerja dari tim dalam pengusutan testimoni Haris Azhar tersebut. Bahkan, tak dirinci juga kapan pembentukan tim independent itu.

"Itu tim bisa memberikan pandangan dan menyaksikan bersama bagaimana proses pencarian fakta itu dilakukan," kata Boy Rafli, Senin, 8 Agustus 2016.

Selanjutnya, terkait laporan dari Polri, BNN dan TNI ke Bareskrim Polri, dengan pelapor Haris Azhar yang disangkakan dengan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang diatur dalam Undang-undang ITE belum ada agenda pemanggilan yang bersangkutan.

"Belum ada melakukan pemeriksaan terhadap pelapor Harris Azhar sampai hari ini," kata Boy.

Seperti diketahui, jelang detik-detik eksekusi, Haris Azhar mem-posting tulisan di akun resmi Facebook maupun Twitter KontraS. Kesaksian itu berjudul 'Cerita Busuk dari Seorang Bandit'.

Dalam tulisan itu antara lain memuat tentang pengakuan Freddy telah memberi uang Rp450 miliar ke BNN, Rp90 miliar ke pejabat tertentu Polri, dan menggunakan fasilitas mobil TNI bintang dua. Itu semua diakui Freddy dilakukan selama dia menyelundupkan narkoba bertahun-tahun.

Masih dalam tulisan itu, disebutkan juga, Freddy berangkat bersama petugas BNN ke pabrik yang memproduksi narkoba di China.
 

img_title Hasyim Muzadi: Eksekusi Mati Gembong Narkoba Sudah Tepat
Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar

Johan Budi Harusnya Tanggapi Laporan Haris Azhar

Kepolisian harusnya tenang dan tidak mempermasalahkan Haris Azhar.

img_title
VoxPop.co.id
10 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut