Mengapa Gempa Italia Memakan Banyak Korban? Ini Jawabannya
- Reuters/Adamo Di Loreto
Kualitas bangunan juga menentukan tingkat kerusakan. Bangunan tembok sederhana tanpa besi tulangan mudah rusak diguncang gempa. Beberapa laporan menunjukkan bahwa banyak bangunan rumah di Italia tengah ternyata tidak memiliki standar bangunan yang aman gempa bumi.
"Di sana (Italia) banyak bangunan tua “unreinforced masonry building” yaitu bangunan batu bata sederhana tanpa besi tulangan yang mudah rusak atau rubuh saat diguncang gempa kuat," ujarnya.
5. Kondisi topografi
Efek topografi saat gempa bumi juga menjadi faktor yang dapat memperbesar efek gempa. Semakin tinggi tempat di perbukitan akan memicu tingginya percepatan getaran tanah. Kerusakan akibat efek topografi terjadi karena amplifikasi horizontal lebih besar daripada vertikalnya.
Dalam hal ini semakin curam lereng perbukitan, makin besar amplifikasinya. Zona gempa Italia tengah terletak di jalur Pegunungan Apennines. Gempa yang terjadi dapat memicu terjadinya efek topografi karena wilayahnya merupakan kawasan perbukitan.
