Gempa Sukabumi Akibat Patahan Batuan Bawah Laut

Seismograf, alat pendeteksi gempa. (Foto Ilustrasi).
Sumber :
  • ANTARA/Fahrul Jayadiputra

VoxPop.co.id – Gempa bumi berkekuatan 5,1 skala richter tercatat mengguncang wilayah Selatan Sukabumi, Jawa Barat, Senin, 23 Januari 2017, sekira pukul 13.12 WIB.

img_title Irjen Pipit Bentuk Tim Gabungan Ungkap Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur

Gempa ini berpusat di 210 kilometer barat daya Kota Sukabumi, dengan kedalaman 20 kilometer.

Analisa Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa di laut ini tidak berpotensi merusak, namun bisa dirasakan oleh beberapa orang.

img_title Penjualan Semester I-2026 Naik 5,6 Persen, SIG Bidik Perluasan Pasar di Jawa Barat

"Penyebab gempa bumi ini adalah aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia, dengan laju 61 milimeter per tahun dan menyebabkan deformasi, atau patahan batuan," kata Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan persnya.

Gempa bumi ini, termasuk dalam klasifikasi subduksi berkedalaman dangkal yang di zona megathrust yang tidak membahayakan.

img_title Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Tangkap Begal, Yusril: Jangan Main Hakim Sendiri, Mereka Harus Ditangkap Hidup-hidup

Meskipun gempa bumi ini terjadi di laut dengan kedalaman dangkal, tetapi hasil pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan tidak berpotensi tsunami.

"Kepada warga di pesisir pantai Sukabumi dan sekitarnya diimbau, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Janjikan Hadiah, Dedi Mulyadi Minta Warga Lapor hingga Viralkan Peredaran Tramadol di Jabar

Dedi Mulyadi mengajak warga melaporkan temuan tersebut kepada aparat berwenang maupun melalui unggahan di media sosial. Ia menegaskan masyarakat yang aktif

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut