Lembaga Pertahanan RI Harus Kurangi Ketergantungan Asing

Brigjen Jan Pieter Ate, Direktur Teknologi dan Industri Kementerian Pertahanan.
Sumber :
  • VoxPop/Bobby Agung

VoxPop.co.id – Direktur Teknologi dan Industri Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen Jan Pieter Ate, mengatakan bahwa pertahanan Indonesia sejatinya harus mengurangi ketergantungan terhadap negara lain.

img_title Prabowo Naikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kementerian Pertahanan

Hal tersebut, ia sampaikan pada konferensi pers Indo Defence 2016 Expo & Forum, di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Kementerian Pertahanan RI, Rabu 26 Oktober 2016.

"Ketergantungan Indonesia terhadap kebutuhan pertahanan dari luar negeri mesti berkurang, dan hal itu jelas akan terjadi. Lewat sejumlah pembenahan, produk-produk lokal asli Tanah Air saat ini, bahkan telah dilirik oleh lembaga ketahanan negara lain," ujar Jan Pieter Ate.

img_title Viral Pengemudi Ojol Diduga Korban Tabrak Lari Bus Dinas, Begini Penjelasan Kemhan

Jan juga menambahkan, sejumlah produk asli Indonesia seperti produk dari PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia, saat ini telah rutin melakukan ekspor ke luar negeri.

"Ini membuktikan bahwa teknologi yang diciptakan oleh anak bangsa jelas tak bisa dipandang sebelah mata lagi," kata Jan.

img_title Kemhan Borong 12 Jet Buatan Italia Buat Latihan Pilot TNI AU

Melalui hal tersebut, Jan berkata bahwa Indo Defence 2016 Expo & Forum akan menjadi satu event yang bertujuan untuk mengokohkan sistem pertahanan Republik Indonesia.

"Indo Defence menjadi salah satu misi dari kami untuk dapat memajukan pertahanan di Indonesia. Selain itu, ikatan lembaga pertahanan tiap negara juga bakal makin erat di sini. Kita bisa belajar banyak dari negara lain," kata Jan.

Laporan : Bobby Agung (asp)

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melepas keberangkatan 744 personel TNI UNIFIL ke Lebanon

DPR Tegaskan Kenaikan Tukin TNI hingga 90 Persen Tak Ganggu Efisiensi Anggaran, Ini Alasannya

DPR menilai adanya kenaikan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemenhan hingga 90 persen tidak bertentangan dengan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut