Anak Guru Taat Pribadi Tanyakan Aset Padopokan Dimas Kanjeng

Nurhasanah, putri dari Abah Ilyas, guru Taat Pribadi pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng di Jawa Timur, Kamis (15/12/2016)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Nur Faishal

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, mengatakan bahwa penyidik terus menggali informasi untuk menemukan aset-aset Padepokan Dimas Kanjeng yang selama ini dikuasai Taat Pribadi dan sultan-sultannya. "Beberapa aset sudah ditemukan," tandasnya.

img_title Kerugian Dana Penipuan Jauh Lebih Besar dari yang Diselamatkan, OJK Ungkap Penyebabnya

Sementara ini, penyidik baru menyita sekira 35 aset terkait jeratan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang oleh tersangka Taat Pribadi, Vijay, dan sultannya, Suryono. "Aset yang disita ada di beberapa daerah. Ada di Tebing Tinggi, Serang, Kabupaten Probolinggo, dan Jember," kata Barung.

Seperti diketahui, Dimas Kanjeng dan padepokannya jadi sorotan publik setelah dia ditangkap oleh petugas gabungan Polres Probolinggo dan Polda Jatim di Padepokan Dimas Kanjeng yang dipimpinnya di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Kamis, 22 September 2016.

img_title Korban Hanania Travel Tembus 1.430 Orang, Polisi Kejar Jejak Aliran Dana

Oleh polisi, Dimas Kanjeng disangka mandalangi pembunuhan dua anak buahnya, Ismail Hidayat dan Abdul Gani. Selain itu, Dia juga ditetapkan sebagai tersangka penipuan bermodus penggandaan uang. Diduga, korbannya puluhan ribu orang dengan total kerugian korban sekira ratusan miliar, bahkan bisa triliunan.

Polisi merilis kasus pengungkapan sindikat penipuan daring bermodus promo penjualan logam mulia

Sindikat Penipu Penjualan Emas Dibongkar, Dikendalikan Napi Lapas di Sumut

Polda Jawa Timur mengungkap sindikat penipuan daring bermodus promo penjualan logam mulia yang dikendalikan narapidana (napi) dari lapas di Sumatera Utara

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut