KPK Kawal Sembilan Provinsi Rawan Korupsi

Pimpinan KPK Basaria Panjaitan
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhamad Solihin

VoxPop.co.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan, mengatakan bidang pencegahan di instansinya terus meningkatkan peran strategisnya dalam perbaikan sistem pemerintahan. Bahkan, sepanjang 2016, pihaknya melakukan pendampingan kepada sejumlah provinsi. 

Hal itu, terang purnawirawan jenderal polisi bintang dua ini dilalakukan melalui program koordinasi dan supervisi bidang penindakan dan pencegahan terintegrasi, supaya pemberantasan korupsi lebih efektif dan efisien.

"Sementara enam provinsi yang didampingi, yakni tiga daerah dengan tingkat kerawanan korupsi yang berulang, yakni Sumatera Utara, Riau, dan Banten, serta tiga daerah otonomi khusus yakni Aceh, Papua dan Papua Barat," kata Basaria memaparkan capaian kinerja KPK tahun 2016 di kantornya, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 9 Januari 2017. 

Dalam perjalanannya, kata Basaria, ada tida daerah lagi yang meminta KPK untuk mendampingi proses perbaikan di daerahnya. Di antaranya yakni Bengkulu, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur. Sehingga pada 2016 ini, KPK mendampingi sembilan provinsi dalam program tersebut.

"Pada program ini, KPK mendorong daerah tersebut untuk melakukan perbaikan sistem, khususnya pada tata kelola anggaran, perencanaan dan pendirian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Selain itu, KPK juga mendorong daerah agar mengadopsi praktik terbaik tata kelola pemerintahan berbasis elektronik pada daerah tersebut," kata Basaria.

Contohnya seperti program milik Provinsi Jawa Barat pada bidang perencanaan anggaran, penyelenggaraan PTSP, pengelolaan pajak kendaraan bermotor, dan implementasi tunjangan perbaikan penghasilan, aplikasi perencanaan dan penganggaran keuangan Pemkot Surabaya dan aplikasi perizinan terpadu milik Pemkab Sidoarjo.

Lewat koordinasi dan supervisi pula, KPK juga menyasar sektor strategis lainnya. Kata Basaria, sepanjang 2016, KPK turut mengawal implementasi dana desa di seluruh Indonesia dan mendorong untuk merealisasikan program poros sentra layanan pelatihan dan pemberdayaan TKI terintegrasi di 4 provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, NTB dan NTT.

"Perbaikan pada sektor swasta dan politik juga tidak luput dari perhatian KPK. Keduanya merupakan sektor strategis, dimana pembenahan keduanya akan membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat," kata mantan Staf Ahli Sosial Politik Kapolri? itu.

Pada sektor swasta, KPK menginisiasi gerakan profesional berintegritas untuk mendorong dunia usaha terbebas dari praktik koruptif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Integritas Firli Bahuri dan Komitmen Penegakan Hukum Irjen Karyoto
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut