Gambar Palu Arit Pamekasan Tersebar di Basis Aksi Bela Ulama

Kepala Polres Pamekasan, AKBP Nowo Hadin Nugroho, di Markas Polda Jatim, Surabaya, pada Kamis, 9 Februari 2017.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Nur Faishal

VoxPop.co.id - Kepala Kepolisian Resor Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Nowo Hadin, membenarkan penemuan gambar palu arit di tiga lokasi, termasuk di dinding kamar mandi Masjid Al Ikhlas Desa Bilaan, Kecamatan Proppo, Pemekasan. Masyarakat diminta tidak terprovokasi.

img_title Razia Jasa Pengiriman, Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Puluhan Bal Rokok Ilegal ke Timor Leste

"Kejadian itu memang ada. Sudah diselidiki dan diharapkan tidak dibesar-besarkan. Masyarakat juga jangan sampai terprovokasi," katanya ditemui wartawan, termasuk VoxPop.co.id, di sela-sela rapat pimpinan pejabat Polres se-Jatim di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Surabaya, pada Kamis, 9 Februari 2017.

Nowo menjelaskan, melihat bentuk dan warnanya, gambar palu arit di tiga lokasi itu dilukis dengan cat pilok oleh orang yang sama. Aksi diduga dilakukan kemarin malam atau Kamis dini hari. "Kebetulan Desa Bilaan di Kecamatan Proppo ini jauh dari kota. Jalanan desa kecil dan kalau malam sepi. Jam tujuh malam warga sudah masuk rumah," ujarnya. 

img_title KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Madura, Asap Hitam Membumbung ke Udara

Karena itu, tiga saksi yang dimintai keterangan tidak mengetahui dan melihat langsung pelaku yang menggambar palu arit tersebut. "Tiga orang sudah dimintai keterangan. Saksi yang mengetahui pertama kali gambar itu," katanya.

Nowo mengaku belum bisa menyimpulkan motif di balik aksi pelaku. Dia juga enggan menanggapi apakah kasus palu arit itu berkaitan dengan riuh-rendah aksi bela ulama yang pada 11 Februari 2017 nanti akan melakukan aksi lagi di Jakarta. "Jangan dikait-kaitkan," ujarnya.

img_title Kisah Momon, Lutung Jawa di Bondowoso yang Akhirnya Dievakuasi Kemenhut

Tapi Nowo mengakui bahwa gambar terlarang itu tersebar di lokasi satu kecamatan dengan Pesantren Al Misdat pimpinan Abuya Ali Karrar. Belakangan ini, Kiai Karrar, sebutannya, memang kerap muncul di media massa lokal melakukan gerakan dukungan aksi bela ulama dari Madura. Aksi bela ulama itu dikomandani Rizieq Shihab.

"Kami dengar beliau memang sering menggerakkan (aksi bela ulama)," kata Nowo. "Tapi jangan dikait-kaitkan. Kami bersama Forpimda terus melakukan pendekatan ke ulama dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan situasi keamanan dan ketertiban berjalan kondusif."

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Madura

Korban Meninggal Dunia Kebakaran KM. Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 5 Orang

Data resmi pihak Basarnas pada pukul 17.00 WIB melaporkan bahwa jumlah korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran KM. Mutiara Sentosa II bertambah menjadi 5 orang.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut