Sinergi Pemerintah-PP Muhammadiyah dalam Pembangunan Manusia
Dalam melaksanakan pembangunan nasional tersebut, tentunya diperlukan gotong royong dari seluruh komponen bangsa. Dengan bergotong royong, akan dapat memperluas jangkauan kualitas dan kuantitas capaian dalam memajukan bangsa dan negara. Kiprah Muhammadiyah dalam perjalanan perjuangan bangsa dan membangun Indonesia dengan nilai dan pandangan Islam berkemajuan, telah membuktikan komitmennya untuk memajukan bangsa dan negara. Oleh karena itu, Muhammadiyah mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam ikut bergotong royong memperkuat pembangunan manusia yang berkualitas sebagai modal dalam memajukan Indonesia. Hal ini dapat diwujudkan melalui implementasi Revolusi Mental secara bertahap dengan melibatkan santri-santri di semua pesantren yang ada di bawah koordinasi PP Muhammadiyah.
Kerjasama antara Kemenko PMK dan Muhammadiyah, yang ditanda tangani pada hari ini, merupakan sinergi dan komitmen bersama dalam menjadikan Indonesia yang sejahtera, maju, dan berkepribadian berlandaskan Pancasila. Beberapa hari yang lalu, Muhammadiyah juga baru saja menggelar miladnya yang ke-105 di Yogyakarta. Pada kesempatan ini Menko PMK tak lupa mengucapkan selamat kepada PP Muhammadiyah atas Miladnya yang ke-105 itu.
"Saya juga menyampaikan Selamat Milad Muhammadiyah ke-105. Semoga Muhammadiyah dapat terus mengawal Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika," ucap MenkoPMK.
Diakhir sambutannya, Menko PMK mengapresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi atas terselenggaranya penandatanganan nota kesepahaman ini.
Menko PMK juga tak lupa mengajak kembali semua pihak untuk bekerja sama membangun Indonesia yang lebih baik.
"Jangan sampai nota kesepahaman ini hanya sebagai acara ceremonial belaka. Kerjasama ini tentunya harus dapat terimplementasi secara konkrit. Untuk itu, marilah kita semua kerja bersama, membangun rumah Indonesia yang sejahtera, maju, dan berkepribadian" kata Menko PMK. (webtorial)
