Main Tik Tok, Jubir Presiden Diolok-olok Denny Siregar

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.
Sumber :
  • VoxPopnews/ Fikri Halim

VoxPopnews - Pegiat media sosial Denny Siregar mengkritisi keberadaan Juru Bicara Presiden Jokowi Fadjroel Rachman. Denny menilai Fadjroel kurang pas dengan posisinya itu.

img_title Prabowo Sampaikan Ucapan Spesial untuk Ulang Tahun ke-65 Jokowi, Diunggah Langsung Lewat Instagram

"Juru bicara sekarang muncul memang tapi sama sekali nggak menjadi representasi presiden yang berwibawa. Coba kita lihat tweetnya," kata Denny dalam sebuah video yang diunggah akun Youtube Cokro Tv, dikutip VoxPopnews, Jumat, 21 Februari 2020.

Setelah Denny melontarkan pernyataan itu, segera terlihat di video gaya Fadjroel yang sedang main Tik Tok. Fadjroel seolah-olah sedang mengendarai sepeda motor Vespa, dan mengenakan helm model kacamata.

img_title Roy Suryo Cs Jadi Tersangka Ijazah Palsu Jokowi, Denny Siregar: Itu Justru Untungkan Mereka

"Hallo, apa kabar, saya Fadjroel Rachman. Saya sekarang mencoba Tik Tok pertama saya, keren," kata Fadjroel sambil mengacungkan ibu jarinya yang lantas diiringi suara tawa terbahak-bahak banyak orang.

Atas 'kelakuan' tersebut, Denny mengaku tidak tahan untuk tidak mengkritik Fadjroel Rachman.

img_title Berbagai Peristiwa Sebelum Hasan Nasbi Mundur sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan

"Bang Fadjroel, duh maaf bang. Gak tahan untuk gak kritik abang. Kayaknya abang lebih oke deh kalau ada di belakang layar daripada nampang di depan. Masak juru bicara presiden tik tokan? Hancur wibawa Jokowi kalau gini bang," kata Denny yang sempat menepuk jidatnya tersebut.

Denny pun mengungkapkan bahwa pada periode yang lalu, para presiden Indonesia memiliki juru bicara yang kuat dan disukai kamera. Misalnya Gus Dur punya Wimar Witoelar yang unik dan punya ciri khas dengan gaya rambut kriting dan bicaranya yang lugas.

"Wimar sering muncul di televisi dan menjadi salah satu kekuatan Gus Dur sebagai penyampai pesan Istana," katanya.

Lalu, SBY dahulu juga punya Andi Mallarangeng. Kumisnya yang lebat dan selalu siap dikerumuni, katanya, membuat komunikasi antara istana dan publik menjadi lancar.

"Juru bicara presiden bisa dianggap terasnya istana, wajah depan yang selalu dilihat orang ketika lewat. Jadi mereka harus pintar bicara, pintar mengorganisir media paham bahwa mereka mewakili istana dan juga harus tampil percaya diri, segar, ramah, dan enak dilihat," ujar Denny lagi.

Denny melanjutkan KPK juga sempat punya Febri Diansyah yang begitu cool dalam menyampaikan visi dan misi KPK di depan kamera. Kemudian, Kementerian BUMN punya Arya Sinulingga yang charming dan menjadi soortan media.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut