Fahri Vs Budiman Sudjatmiko soal Sikap Diam Jokowi Atas Tragedi India
- Dok. Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
UU ini disahkan di era rezim Perdana Menteri India, Narendra Modi yang didukung partai pengusungnya Bhratiya Janata Party (BJP). Pun, aturan ini menyulut polemik panas karena dinilai bersikap diskriminatif terhadap umat Muslim di India.
Jumlah korban tewas karena bentrok umat Muslim dan Hindu di India meningkat menjadi 42 orang. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sudah mengeluarkan pernyataan keras dengan mengutuk tindakan diskriminatif yang merugikan umat Muslim di India. Erdogan bahkan menyebut umat Islam dibantai di negara tersebut
Dari pejabat menteri kabinet Jokowi, baru Menteri Agama Fachrul Razi yang mengecam tindakan kekerasan di India. Fachrul berharap agar umat beragama di India tidak merusak nilai kemanusiaan. Ia bilang tak ada ajaran agama yang membenarkan praktik kekerasan.
"Tidak ada ajaran agama manapun yang membenarkan tindakan kekerasan, apapun motifnya. Memuliakan nilai kemanusiaan adalah esensi ajaran semua agama,” kata Fachrul di Jakarta, Jumat, 28 Februari 2020.
>>