Hasto Cerita Bung Karno Jadikan Ikan hingga Pohon Alat Diplomasi
- Istimewa/Eduward Ambarita
“Kalau menanam pohon, lakukan dengan penuh cinta. Lakukan kalau menanam pohon ini saudara memberikan oksigen bagi alam raya. Apalagi kalau pohonnya memiliki manfaat,” kata Hasto.
Pohon yang ditanam di kesempatan itu adalah berbagai pohon buah seperti duku, nangka, sukun, dan lain-lain. Terkait itu, Hasto lalu mengingatkan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri soal penenaman pohon sebaiknya bukan pohon homogen.
“Ibu Megawati memiliki pemahaman detail mana buah dan bunga yang mendatangkan kupu-kupu. Mana pohon yang menjadi komoditas agar burung hadir. Ini mohon maaf, di sini saja selama ini asal menanam. Pohonnya harus Heterogen. Kalau mau menghadirkan ekosistem di lingkungan ada burung, ada kupu-kupu, ada tanaman khusus. Itu yang diceritakan Bu mega ke saya,” ujar Hasto.
Hasto menekankan PDIP mendorong agar pemahaman terhadap ekosistem harus jadi perhatian kader PDIP di seluruh Indonesia.
Di acara itu, hadir jajaran BMI yang dipimpin Ketua Umumnya Mochamad Herviano, Sekretaris DPD PDIP Jakarta Gembong Warsono, Ketua DPC PDIP Jakarta Selatan Yuke Yurike, Wakil Camat Bintaro Puput PL, dan Lurah Pesanggrahan Jumadi.
Baca juga: Cerita Megawati Protes ke Bung Karno soal Sepatu saat Sekolah TK
