Waketum Garuda: Ada Segelintir Politisi Ikuti Narasi Makelar Politik

Penghitungan surat suara Pilpres 2019 (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

VoxPop Politik - Dinamika menuju Pemilu 2024 diwarnai dengan kemunculan banyaknya makelar politik yang dapat panggung untuk menyampaikan narasi kebencian, melempar isu fitnah, hingga SARA. Hal itu dinilai menganggu pendidikan politik kepada masyarakat.

img_title Organisasi Mahasiswa Katolik Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Garuda Teddy Gusnaidi. Dia menyindir agar makelar politik sebaiknya jangan diberikan panggung.

Namun, ia menyoroti saat ini ada segelintir politisi yang malah terkesan ikut narasi makelar politik. Meski demikian, Teddy tak menyebut politisi dan makelar politik yang dimaksud.

img_title Cak Imin: Politik Anggaran Rp3.000 Triliun Indonesia Harus Jelas Hasilnya

"Sayangnya ada segelintir politisi bukannya meluruskan malah mengikuti narasi yang dibangun oleh para makelar politik tersebut, sehingga anak bangsa saling membenci," kata Teddy, dalam keterangannya, Sabtu, 6 Agustus 2022. 

Wakil Ketua Umum DPP Partai Garuda Teddy Gusnaidi.

Photo :
  • Istimewa
img_title KPK Pastikan OTT Kepala Daerah Bebas dari Unsur Politik

Dia menekankan dalam UU Partai Politik, ada kewajiban parpol bisa memberikan pendidikan politik ke masyarakat. Ia bilang dalam pendidikan politik itu bukan berarti tidak ada intrik.

"Tentu intrik itu bagian dari pendidikan politik, karena namanya Pemilu adalah kontestasi, di mana akan ada benturan pemikiran dan benturan pendapat, di mana pertarungan pemikiran dan pendapat itu harus ada," jelas Teddy.

Dengan demikian, ia mengatakan masyarakat bisa memiliki dua atau lebih pendapat yang bisa membuat mereka memutuskan untuk memilih siapa Calon Presiden-Wakil Presiden. Begitu juga untuk memilih anggota legislatif dari parpol mana.

"Bukan memilih karena unsur SARA, karena termakan fitnah, termakan hasutan dan hal negatif lainnya," tutur Teddy.

Pun, ia meminta pendidikan politik jangan sampai hanya jadi bualan elite saat menyampaikan pidatonya bahwa harus mendukung penyelenggaraan pemilu yang sehat. Tapi, elite itu malah beri panggung dengan para makelar politik.

"Tapi masih memberikan panggung dan bekerjasama dengan para makelar politik," ujarnya.

Jajaran DPP PKB menerima kedatangan delegasi International Republican Institute (IRI)

Di Depan Delegasi IRI, Cak Udin Tegaskan Regenerasi Politik PKB Bukan Sekadar Slogan

Jajaran DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyambut kedatangan delegasi International Republican Institute (IRI) di Markas DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin, 3 Agustus 2026

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut