Presiden Partai Buruh: Taruhan, di Wilayah Industri, Capres dari Gerindra Pasti Kalah!

Presiden Partai Buruh Said Iqbal
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

VoxPop Politik – Kaum buruh dan pekerja sangat kecewa dengan Prabowo Subianto dan Partai Gerindra karena sang pemimpin dan partainya ikut menyetujui pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Presiden Partai Buruh Said Iqbal.

img_title Prabowo Bakal Pidato di Sidang Tahunan MPR 14 Agustus, Presiden-Wapres Terdahulu Diundang

Prabowo, atas masukan sejumlah anak buahnya, kata Said Iqbal, bahkan mengklaim bahwa Omnibus Law telah menyerap 80 persen aspirasi kelompok buruh. Padahal, menurutnya, klaim itu bohong belaka dan dia menganggap Prabowo telah mengingkari komitmen keberpihakannya terhadap buruh.

Atas dasar itu, Said menjelaskan, Partai Buruh tidak merekomendasikan untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada pemilu tahun 2024. Padahal, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), faksi terbesar di Partai Buruh, telah dua kali mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden, yaitu pada pemilu 2014 dan 2019.

img_title Fadli Zon Soal Pidato 'Londo Ireng' Prabowo: Cuma Bercanda, Kalau Bukan Pengkhianat Tak Perlu Tersinggung

Presiden Partai Buruh Said Iqbal

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

"Dua kali mereka dukung Prabowo, mereka kecewa berat dengan Pak Prabowo, terutama fraksi partainya dan Wakil Ketua DPR, yang menyatakan bahwa Omnibus Law 80 persen sudah menyerap aspirasi buruh. Itulah cara mereka menghukum [Prabowo Subianto]--mungkin ya, kan saya enggak pengaruhi," katanya dalam wawancara eksklusif dengan VoxPop pada program The Interview di Jakarta pada Rabu, 1 Februari 2023.

img_title Jenderal Sigit soal Isu Pergantian Kapolri: Itu Hak Prerogatif Presiden

Saking kecewanya kalangan buruh, dia meyakini, Prabowo maupun Partai Gerindra tak akan mendapatkan banyak dukungan dari kelompok pekerja. "Percaya sama saya: di kantong-kantong industri, calon presiden dari partai itu (Partai Gerindra) pasti kalah. Percaya sama saya. Ayo, boleh bertaruh."

Said menegaskan tidak sedang mengancam melainkan sekadar menyampaikan keluh kesah dan kekecewaan kau buruh terhadap Prabowo karena Omnibus Law. Undang-Undang Cipta Kerja itu pulalah yang menjadi dasar atau alasan kuat bagi kaum buruh untuk mendirikan lagi Partai Buruh.

"Sekarang tiba-tiba ada partai tertentu, dan dua kali kami dukung calon presiden, menyatakan Omnibus Law itu 80 persen menyerap aspirasi buruh. Masa dia setuju dengan negara yang melegalkan outsourcing, dia setuju dengan upah yang enggak naik," Said berargumentasi.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

"Itulah kalau salah bicara," ujarnya. "Itu di partai buruh kami budayakan: menghukum yang salah, mengangkat dan membela yang memang mereka bekerja dengan baik."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut